Pemkab Terbuka terhadap Investor

Konsep Ciwalk di Setda Lama

339
0
Loading...

SINGAPARNA – Teka-teki akan dijadikan apa Kantor Setda Lama oleh investor akhirnya terbuka. PT Multi Karya Utama Abadi (MKUA) akan membangun kawasan tersebut menjadi Tasik Square dengan konsep seperti Cihampelas Walk (Ciwalk).

Hal itu diungkapkan Direktur Utama Perusahaan Daerah Usaha Pertambangan (PDUP) Kabupaten Tasikmalaya Asep Supratman kepada Radar, Senin (7/5).

“Intinya saya sebagai perantara menyampaikan bahwa PT MKUA ingin menjadikan Kantor Setda Lama menjadi Tasik Square seperti Cihampelas Walk. Ada soft house dan bisa diisi oleh produk lokal seperti bordir atau kerajinan dan pusat kuliner juga,” kata Asep.

Asep menjelaskan memang belum ada kesepakatan antara PT MKUA dan Pemkab Tasikmalaya terkait rencana investasi di Kantor Setda Lama.

Termasuk untuk kompensasi pemindahan lima kantor Organisasi Perangkat Daerah (OPD) juga merupakan tawaran dari PT MKUA bukan permintaan pemkab. “Karena investor sangat siap apabila diminta untuk membangun lima kantor OPD sebagai kompensasi penanaman investasi di Kantor Setda Lama.

Loading...

Dengan pembayaran uang di muka,” ucap pria yang pernah menjadi Ketua Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) Kabupaten Tasikmalaya ini.

Akan tetapi apabila pemkab tidak sepakat dengan kompensasi yang ditawarkan tidak jadi masalah. PT MKUA akan mengikuti aturan dan prosedur yang diberlakukan pemerintah untuk investasi tersebut.

PT MKUA merupakan perusahaan yang bergerak pada bidang properti. Biasanya perusaah asal Jakarta ini membangun hotel, apartemen, meeting hall dan properti lainnya.
Tempat berbeda, Kepala Bidang (Kabid) Aset Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Tasikmalaya H Cecep Rostata menegaskan kembali soal kerja sama dengan PT MKUA belum ada keputusan resmi. “Sebelum kesepakataan kerja sama untuk Kantor Setda Lama, sebelumnya harus ada pengganti bangunannya dulu untuk lima dinas,” ucapnya.
Kata dia, apabila investor bersedia memberikan kompensasi berupa pembangunan lima kantor dinas pihaknya tidak sependapat. Karena untuk merealisasikan hal tersebut tidak ada aturannya.
Terpisah, Wakil Bupati Tasikmalaya H Ade Sugianto SIP mengaku sangat terbuka kepada investor yang akan menanamkan investasinya di Kantor Setda Lama. “Kami sangat terbuka terhadap bentuk investasi apapun. Dengan catatan investasi tersebut bisa saling menguntungkan dan sesuai dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) kita,” kata Ade kepada wartawan di Setda Kabupaten Tasikmalaya, Senin (7/5).
Pemkab tidak akan menghalangi investor yang akan masuk untuk berinvestasi di Kabupaten Tasikmalaya. Karena tanpa adanya investor jelas pemerintah tidak akan terbantu dalam pembangunan. “Hanya harus ada kajian dulu siapa investornya dan keuntungannya bagi pemerintah dan masyarakat seperti apa,” terangnya. (dik)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.