Konsumsi Beras Masyarakat Pangandaran Sangat Tinggi

71
0
KEBUTUHAN UTAMA. Konsumsi beras masyarakat Kabupaten Pangandaran tergolong sangat tinggi, per bulan mencapai 42 ribu ton Senin (16/12).
KEBUTUHAN UTAMA. Konsumsi beras masyarakat Kabupaten Pangandaran tergolong sangat tinggi, per bulan mencapai 42 ribu ton Senin (16/12).

PANGANDARAN – Konsumsi beras masyarakat Kabupaten Pangandaran tergolong sangat tinggi, hal ini bisa dilihat dari jumlah kebutuhan masyarakat Pangandaran per bulan.

Kepala Bidang Ketahanan Pangandaran Dinas Keluatan Perikanana dan Ketahanan Pangan Kabupaten Pangandaran Rusyana mengatakan rata-rata konsumsi beras masyarakat Pangandaran mencapai 10 kilogram per bulan.

”Standar konsumsi beras per kapita dalam satu bulan itu 8 kilogram, jadi konsumsi beras di Kabupaten Pangandaran tergolong tinggi, hal itu berdasarkan data Pola Pangan Harapan (PPH),” jelasnya kepada Radar, Senin (16/12).

Lanjut dia, secara keseluruhan kebutuhan beras masyarakat Kabupaten Pangandaran mencapai 42 ribu ton lebih.

”Dimana jumlah kebutuhan per kapitanya dikali jumlah keseluruhan warga Kabupaten Pangandaran yang mencapai 417 ribu lebih,” ujarnya.

Sementara kebutuhan beras untuk pakan ternak dan dan benih mencapai 14 ribu ton. ”Untuk cadangan beras Pangandaran yang ada di petani hingga bulan November mencapai 65 ribu ton ,” jelasnya.

Untuk cadangan beras yang tersimpan di gudang bulog, menurut dia, mencapai 51 ton. ”Jadi jika dijumlahkan antara stok beras di petani dan yang ada di gudang bulog itu mencapai 65 ribu ton lebih,” ujarnya.

Menurut dia, cadangan beras di Kabupaten Pangandaran saat ini, cukup untuk memenuhi kebutuhan hingga 11 bulan ke depan.

”Kebutuhan masyarakat Pangandaran terhadap beras memang cukup tinggi dan itu akan terpenuhi selama 11 bulan ke depan,” jelasnya.

Walaupun konsumsi beras masyarakat Kabupaten Pangandaran cukup tinggi, namun untuk konsumsi komoditi lainnya justru terbilang masih kurang bagus. ”Seperti konsumsi ikan, sayuran, gula merah, itu masih tergolong rendah, berdasarkan data PPH,” katanya.(den)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.