Kopi Lokal Layak Dikembangkan

19
0
KOMODITAS. Permintaan kopi di Jawa Barat terus meningkat.

PANGANDARAN – Kopi menjadi salah satu komoditas sektor pertanian yang memiliki potensi  cukup besar di Kabupaten Pangandaran. Saat ini, mulai bermunculan merek kopi lokal seiring berkembangnya tren kedai kopi.

Ketua Dewan Pimpinan Cabang Himpunan Alumni IPB Kabupaten Pangandaran Agus Teguh mengatakan areal perkebunan kopi di Pangandaran cukup luas, bahkan terus berkembang.

Beberapa wilayah penghasil kopi tersebar di beberapa kecamatan seperti Pangandaran, Sidamulih, Langkaplancar dan Cimerak.

“Dari lahan yang cukup luas tersebut bisa menghasilkan sekitar 200-250 ton biji kopi di setiap musim panen, potensinya luar biasa,” ujarnya kepada Radar disela-sela kegiatan pelatihan Vokasional Pengembangan Kopi Pangandaran di Kampus Unpad PSDU Pangandaran beberapa waktu lalu.

Dikatakannya, DPC HA IPB Kabupaten Pangandaran berkomitmen untuk turut andil dalam pembangunan daerah, khususnya dalam pengembangan Pertanian.


“Ke depan kita akan bergerak lebih masif lagi sehingga dapat menjadi partner pemerintah dalam memajukan pertanian. Dalam kesempatan kali ini, DPC HA IPB Pangandaran diamanahkan untuk menyelenggarakan dan mendampingi pengembangan kopi Pangandaran,” ungkapnya.

Menurutnya, kopi merupakan komoditas pertanian dunia sehingga cukup strategis untuk terus dikembangkan menjadi produk unggulan.

Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata mengatakan pengembangan kopi Pangandaran masih sangat terbuka lebar. Pasalnya, masih banyak lahan produktif yang bisa digunakan.

“Tentunya dibutuhkan peran para akademisi serta ahli di bidang pertanian untuk mendorong pengembangan kopi lokal ini, saya optimis kita bisa mempunyai produk-produk unggulan dengan mengoptimalkan potensi yang ada,” tuturnya. (nay)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.