Lima Pengurus LSM Pagar Menyerahkan Diri

Kopral Gunawan Dikeroyok

524
0
BERTEMU PENGURUS LSM. Kopral Dua Raden Gunawan diantar salah seorang polisi militer untuk bertemu dengan pengurus LSM Pagar di Markas Detasemen Polisi Militer III/2 Garut Senin (7/5). (Yana Taryana/radartasikmalaya.com)

TAROGONG KALER – Anggota Korem 062/Tarumanagara Kopral Dua Raden Gunawan dikeroyok sekelompok orang tak dikenal.

Peristiwa itu terjadi di parkiran salah satu minimarket, di Jalan Otto Iskandardinata Kecamatan Tarogong Kaler Minggu malam (6/5). Pelipis kanan Raden Gunawan robek akibat dihantam benda tumpul. Wajahnya juga lebam.

Kepala Penerangan Korem (Kapenrem) 062/Tarumanagara Mayor Inf Mochamad Safii menjelaskan pengeroyokan itu terjadi sekitar pukul 20.00 WIB.

Saat itu, korban hendak berbelanja ke salah satu kios buah di Jalan Oto Iskandardinata menggunakan sepeda motor.

Ketika motor korban hendak berbelok, datang kendaraan yang ditumpangi para pelaku dari arah yang sama. Merasa terhalangi, para pelaku langsung turun dan menghampiri korban.

Kemudian, mereka membawa korban ke areal parkir minimarket. Tanpa basa basi, para pelaku langsung melakukan pengeroyokan.

“Meski korban sempat mengaku sebagai anggota (TNI), tapi pelaku terus menyerang dan memukulnya,” jelasnya.

Berdasarkan keterangan korban, kata Safii, saat pengeroyokan ada salah seorang pelaku yang mengacungkan pistol.

Setelah puas menganiaya, para pelaku melarikan diri. Sedangkan korban langsung melapor ke Denpom dan Polres Garut.

“Pelakunya melarikan diri, tapi sudah diketahui dari maknanya. Dilihat dari bajunya ada tulisan LSM Pagar. Jumlah pelakunya sekitar 12 orang,” katanya.

Pasca kejadian, lanjutnya, pengurus LSM Pagar yang mengeroyok prajuritnya telah menyerahkan diri ke Detasemen Polisi Militer III/2 Garut. Namun, karena pelakunya warga sipil, penanganan kasus itu dilimpahkan ke Polres Garut.

“Ada lima orang (yang menyerahkan diri). Tetapi ini hanya pengurus dan saksi pada saat kejadian. Bukan pelakunya,” terangnya.

DANREM REDAM AMARAH ANGGOTA

Terkait peristiwa itu, Komandan Korem (Danrem) 062/Tarumanegara Garut Kolonel Inf Tatan Adrianto mengaku langsung turun tangan untuk meredam amarah anggotanya.

“Kepada internal seluruh satuan, saya sudah lakukan pengamanan dengan menyampaikan kepada anggotanya supaya bisa menahan diri dan tidak terjebak jiwa korsa sempit,” akunya kepada wartawan.

Tatan menegaskan pihaknya telah melakukan langkah taktis ke dalam dan keluar melalui satuan intelijen. Termasuk menghubungi pengurus LSM yang bersangkutan agar menyerahkan para pelaku pengeroyokan.

“Kami sudah minta kepada LSM yang bersangkutan untuk segera menyerahkan anggotanya untuk diproses hukum, supaya ada efek jera kepada para pelaku,” tegasnya.

Terpisah, Wakil Ketua LSM Pagar Pradana Aditya Wicaksana mengaku sudah berkoordinasi dengan pengurus lain untuk mencari tahu pelaku pengeroyokan Raden Gunawan.

“Dari video kejadian, saya sudah mengenali sebagian orang yang melakukan tindakan pengeroyokan kepada anggota TNI ini,” akunya.

Adit berjanji akan menyerahkan para pelaku pengeroyokan ke Korem 062/Tarumanagara setelah nanti ditemukan. Sehingga, kasus tersebut bisa diproses.

“Saya berjanji dalam waktu dekat pasti akan kami temukan dan langsung menyerahkannya,” tandasnya.

Adit mengaku sangat marah ketika mendengar ada sekelompok orang menganiaya anggota TNI AD. Darahnya langsung memuncak. Sebab, Adit juga lahir dari keluarga TNI.

“Ayah saya adalah seorang jenderal bintang dua aktif. Ketika ada kejadian ini, saya malu sekali,” ungkapnya.

Sementara, dari pantauan Rakyat Garut, ratusan anggota TNI memenuhi halaman Markas Denpom III/2 Garut. Kedatangan prajurit TNI dari berbagai wilayah ini untuk memberikan support, sekaligus menunjukkan jiwa korsa kepada korban.

Mereka juga sempat meminta pihak Denpom untuk memperlihatkan wajah pelaku yang telah menganiaya rekan satu angkatannya.

“Keluarkan sebentar lah bang, biar kami kasih pelajar sedikit,” teriak salah satu anggota TNI yang tak diketahui namanya.

Kerumunan anggota TNI ini berhasil diredakan sekitar pukul 17.30, setelah salah satu perwira Korem 062/Tarumanegara memberi pemahaman kepada mereka. Mereka kemudian membubarkan diri.

Sampai sekitar pukul 20.00 WIB tadi malam, lima pengurus LSM Pagar masih berada di Markas Detasemen Polisi Militer III/2 Garut. Mereka belum dibawa ke Polres Garut. (yna)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.