Beranda Ciamis Korban dan Pelaku Akan Diterapi

Korban dan Pelaku Akan Diterapi

P2TP2A Akan Segera Koordinasi dengan PPA

183
BERBAGI

CIAMIS – Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Kabupaten Ciamis akan berkoordinasi dengan Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Ciamis.

P2TP2A akan memberi terapi penyembuhan trauma kepada 10 bocah laki-laki yang menjadi korban pencabulan ANF. Tidak hanya korban, tersangka yang juga diketahui pernah menjadi korban sodomi semasa kecil, akan diberi trauma healing.

“Pemulihan trauma itu sangatlah penting, mengingat ditakutkan mereka bisa berbuat sama (seperti tersangka) ke depannya,” ujar Sekretaris P2TP2A Kabupaten Ciamis Vera Fillinda kepada Radar, Minggu (8/4).

Baru-baru ini, Vera telah menemui orang tua korban pencabulan di Cisaga. Mereka diberi motivasi agar tetap memberikan yang terbaik pada anak-anaknya. Juga, diminta agar tetap tenang menghadapi masalah tersebut.

“Kami juga berjanji memberikan bantuan layanan psikologis kepada anak-anaknya dalam waktu dekat ini,” paparnya.

Dia mengatakan ingatan anak-anak masih sangat tajam. Kejadian yang menimpa saat ini akan teringat terus sampai dewasa. Bahkan, mereka rentan menjadi pelaku. Sebab itu, traumanya perlu dihilangkan dengan menjalani terapi.

“Makanya, kita akan berusaha untuk mendampingi korban ini sehingga benar-benar pulih,” ucapnya.

Vera mengaku prihatin. Belum lama kasus pencabulan guru SMP terhadap muridnya terkuak. Kini, sudah muncul lagi kasus pencabulan terhadap 10 anak laki-laki, usia SD dan SMP. Dia berharap semua pihak memberi perhatian khusus dan melakukan penanganan serius.

Khusus orang tua, mereka diimbau melakukan pengawasan secara intens. Juga, menjalin komunikasi dengan anak tentang hal-hal yang boleh dan tidak boleh. Anak juga perlu diberi peringatan tentang perlunya kewaspadaan menghadapi setiap orang. Walau orang dekat sekali pun.

“Karena kita ketahui kejahatan kebanyakan orang yang dekat dengan anak. Makanya peran orang tua harus selalu waspada,” pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, ANF (24) kini meringkuk di sel tahanan Polres Ciamis. Warga Cisaga itu dibekuk polisi tanggal 29 Maret, karena mencabuli 10 anak. Kasat Reskrim Polres Ciamis AKP Hendra Virmanto SIK mengatakan kasus itu terungkap dari laporan salah satu orang tua korban tanggal 17 Maret lalu. (isr)

Facebook Comments

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.