Korban KDRT Diberi Pendampingan

46
0
Helmi Budiman
Loading...

GARUT KOTA – Wakil Bupati Garut Helmi Budiman mengaku prihatin dengan kejadian kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang dilakukan warga Desa Sagara Kecamatan Cibalong.

Pihaknya pun telah menerjunkan tim dari Pusat Pelayanan Terpadu Perlindungan Perempuan dan Anak (P2TP2A) untuk memberi pendampingan kepada korban penyiraman air panas itu.

“Sangat miris mendengarnya. Pemda punya kewajiban untuk memberi pembekalan,” katanya kepada wartawan Senin (6/1).

“Saat ini korban sudah diberi pendampingan dan pengobatan akibat luka siraman air panas itu,” tambahnya.

Selain pengobatan kepada korban, pihaknya juga memberikan penyuluhan kepada masyarakat di wilayah tersebut. Supaya kejadian serupa tidak terjadi lagi.

Helmi menilai tindakan KDRT yang dilakukan HE terhadap istrinya sangat keji. Bagaimana tidak, istri yang selama ini menemani dan melayani pelaku disiram air panas. “Tindakan pelaku ini sudah keterlaluan. Ini sangat keji sekali,” katanya.

Helmi mengimbau, jika terjadi masalah di lingkungan keluarga, sebaikanya diselesaikan dengan baik-baik tanpa ada kekerasan.

Loading...

“Bisa minta tolong ke pihak ketiga, seperti kiai atau tokoh masyarakat kalau ada masalah. Makanya perlu pendidikan keluarga biar tidak emosi menghadapi masalah,” ujarnya. Terkait proses hukum pelaku, Helmi menyerahkan sepenuhnya kepada polisi.

Sebelumnya, Satuan Reserse dan Kriminal (Satreskrim) Polres Garut menangkap seorang pria di Kecamatan Cibalong yang diduga melakukan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) kepada istrinya. Pelaku berinisial HE (25) itu diringkus sehari setelah melakukan aksi KDRT berupa menyiramkan air panas terhadap tubuh istrinya berinisial SA (21). (yna)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.