Korban Tabrak Lari Dapat Santunan Dari Jasa Raharja

74

KADUNGORA – Keluarga Mansur, korban meninggal akibat tabrak lari di ruas Jalan Raya Cijapati-Kadungora, tepatnya di kawasan Tanjakan Kopi Desa Rancasalak Kecamatan Kadungora beberapa waktu lalu akan mendapatkan santunan dari Jasa Raharja. Sebelumnya, keluarga ini belum menerima santunan karena istri korban, Icih (56), tidak bisa komunikasi karena tuna wicara.

Penanggung jawab Kantor Pelayanan Jasa Raharja tingkat II Kabupaten Garut Imam Cahyono mengatakan santuan kecelakaan keluarga korban belum bisa diserahkan karena beberapa persyaratannya belum lengkap. “Jadi ada berbagai persyaratan yang harus dilengkapi ahli waris untuk melakukan klaim ini. Sekarang (kemarin, Red) kami datang untuk melengkapi berkas itu,” ujarnya saat mengunjungi rumah korban di Kampung Kiaragoong Desa Mandalasari Kecamatan Kadungora Kamis (14/3).

Persyaratan yang harus dilengkapi, kata dia, yakni adanya laporan polisi dan hasil verifikasi di lapangan, seperti keterangan saksi dan lainnya. “Kita hari ini bersama kepolisian memverifikasi kejadian ini, baik keterangan pihak keluarga korban dan saksi di lokasi kejadian. Sekarang kita sudah lakukan,” katanya.

Jika hasil verifikasi lengkap, maka ahli waris yakni istri korban akan mendapatkan santunan Rp 50 juta dari Jasa Raharja. Imam menegaskan asuransi yang akan diberikan merupakan bentuk tanggung jawab pemerintah kepada para korban kecelakaan lalu lintas.

Imam menerangkan dari hasil verifikasi lapangan dan keterangan dari ahli waris, ternyata korban mengalami kecelakaan saat mengendarai sepeda motor di ruas Jalan Raya Cijapati-Kadungora. Korban ditabrak dari belakang oleh mobil yang tidak diketahui identitasnya. “Korban meninggal di RSUD dr Slamet Garut setelah beberapa jam menjalani perawatan,” terangnya. (yna)

loading...
BERBAGI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.