Korban Tewas Miras Oplosan di Leuwisari Tasik Jadi 7 Orang, 8 Dirawat

2671
0
DIMAKAMKAN. Suasana pemakaman korban miras oplosan di Leuwisari, Kamis (23/1) pagi. istimewa
DIMAKAMKAN. Suasana pemakaman korban miras oplosan di Leuwisari, Kamis (23/1) pagi. istimewa

KABUPATEN TASIK – Korban tewas akibat menenggak minuman keras (miras) oplosan saat rayakan pesta ulang tahun di Leuwisari Kabupaten Tasikmalaya, bertambah menjadi tujuh orang, Jumat (24/1) pagi.

Tiga korban lainnya ini yakni R (22), E (17) dan Ri (19). Mereka warga Kampung Cilenga, Desa Selawangi, Kecamatan Sariwangi, yang meninggal di Rumah Sakit SMC Singaparna setelah dirawat inap selama dua hari.

Ketiga korban merupakan korban miras oplosan, bersama keempat rekannya yang sehari sebelumnya telah meninggal dan dimakamkan di Kecamatan Leuwisari, Kamis (23/1) kemarin.

“Teman saya ini ikut bersama 15 orang yang ikut pesta miras oplosan alkohol 95 persen dicampur suplemen. Selama dua hari dirawat di rumah sakit Singaparna,” ujar Muldan (19), teman korban sekaligus warga setempat di lokasi pemakaman Cilenga, kepada wartawan.

Baca Juga : Pria Terduga Cabul kepada Balita 16 Bulan di Sukaratu Tasik Itu Kakak Iparnya, Kini Diperiksa Polisi

“Tapi, mereka meninggal di rumah sakit tak bersamaan. Ada yang meninggal kemarin sore, tengah malam tadi, dan tadi subuh Pak. Ini kami baru beres ngurus pemakamannya,” sambungnya.

Muldan menerangkan, sebelumnya ketiga korban asal kampungnya itu menggelar acara pesta miras untuk merayakan ulang tahun salah satu rekannya.

Selama ini, ketiga korban merupakan pengamen dan rekan-rekannya berasal dari berbagai daerah yang suka berkumpul di Alun-alun Singaparna.

Baca Juga : Pesta Miras Oplosan di Leuwisari Tasik Ternyata 15 Orang, 3 Siswa SMK & 1 Buruh Tewas, 11 Dirawat

“Mereka pengamen pak. Yang kemarin meninggal di Leuwisari itu empat orang teman-temannya juga,” terang Muldan.

Hal senada diungkapkan tokoh masyarakat sekaligus pengurus pemakaman umum Cileunga, Salim.

Dirinya menguburkan warganya yang tewas akibat miras oplosan itu mulai Kamis malam tadi sampai Jumat pagi.

Sepengetahuannya, ketiga korban ini suka bergaul di kawasan Alun-alun Singaparna bersama pengamen lainnya.

Bahkan sebelum ketiga korban tewas, dua hari sebelumnya ditemukan warga sedang menghabiskan sisa miras oplosan bekas pesta di bangunan warung depan perkampungannya.

“Waktu itu kita sempat tanya dan membubarkan mereka. Mereka katanya minum setelah merayakan temannya ulang tahun. Minumannya yang dibawa ke sini katanya bekas pesta miras bersama teman-temannya di Leuwisari,” tuturnya.

Sementara itu, Babinsa Desa Selawangi, Kecamatan Sariwangi, Pelda Sarno menandaskan, korban tewas akibat minuman keras di wilayahnya berjumlah tiga orang.

Mereka adalah R (22), E (17) dan R (19) asal Kampung Cilenga Desa Selawangi Kecamatan Sariwangi.

Ketiga korban tewas di rumah sakit SMC setelah sebelumnya dirawat selama dua hari.

“Di desa kami ada tiga orang tewas sejak kemarin sore, tengah malam tadi dan subuh tadi,” tandas Sarno saat ditemui di lokasi pemakaman.

Dia menegaskan, penyebabnya sama setelah ikut pesta miras dengan empat korban tewas di Kecamatan Leuwisari.

Diberitakan sebelumnya, empat pemuda tewas seusai menenggak miras oplosan di Kampung Ceungceum, Desa Jayamukti, Kecamatan Leuwisari, Kamis (23/1) pagi.

Para korban sempat dirawat di runah sakit umum daerah (RSUD) SMC Kabupaten Tasikmalaya selama dua hari dan akhirnya meninggal setelah pesta minuman keras bersama 11 orang masih teman sekampungnya pada Selasa (21/1) lalu.

Keseluruhan korban yang ikut pesta miras berasal dari Kampung Ceungceum, Nangorak, Gurawilan dan Rawa yang masih satu Desa Jayamukti. Sampai sekarang korban lainnya masih dirawat di rumah sakit untuk mendapatkan perawatan.

(rezza rizaldi)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.