Korsel Terus Dalami Investasi

20
0

JAKARTA – Korea Selatan (Korsel) tampakanya sangat fokus memperluas investasinya di Indonesia. Setelah Lotte Chemical yang tambah investasi jadi USD 4,3 miliar, kini giliran LG Chemical, selain itu SK Group (substitusi impor) juga telah dijajaki.

Menteri Perdagangan Agus Gumiwang Kartasasmita mengatakan LG Chemical sudah menyampaikan minatnya untuk berinvestasi membangun pabrik baterai terintegrasi di Indonesia. “Pabrik baterai yang meliputi pabrik baterai sel, baterai modul hingga fasilitas daur ulang baterai,” kata Agus di Jakarta kemarin (21/11).

Pada Selasa (19/11), Agus bersama jajaran melakukan one on one meeting dengan direksi LG Chemical. Dari hasil pertemuan tersebut, LG Chemical berkomitmen menanamkan investasinya senilai USD 2,3 miliar. “LG ingin melakukan investasi di ASEAN. Indonesia merupakan salah satu yang menjadi fokus,” ungkap Agus.

Menurut ia, LG Chemical sudah melakukan kajian-kajian awal agar investasinya di Indonesia dapat sukses dan sesuai rencana. Korporasi raksasa asal Negeri Ginseng itu juga menyampaikan keinginannya untuk melakukan studi terkait penggunaan baterai listrik pada sepeda motor dalam mendukung penggunaan kendaraan ramah lingkungan di Indonesia. “LG berniat untuk melakukan penelitian dan mendukung studi, melakukan kajian-kajian untuk kendaraan, terutama sepeda motor listrik,” paparnya.

Agus pun menyambut baik rencana LG tersebut dan menyarankan untuk memilih Surabaya, Jawa Timur sebagai wilayah yang akan diuji coba dengan penggunakan motor berbaterai besutan LG Chemical. ”Surabaya sangat ingin untuk mendukung lingkungan yang sehat. Ini merupakan satu kesatuan yang diharapkan sesuai dengan harapan LG dan Indonesia, yang sama-sama saling menguntungkan,” ujarnya.

Kemenperin juga terus berupaya melakukan penjajakan peluang investasi sektor industri dari perusahaan-perusahan top di Korsel yang belum memiliki kegiatan produksi di Indonesia, terutama yang berkaitan dengan substitusi produk impor. Salah satu yang telah dijajaki adalah SK Group.

Loading...

Menurut Agus, SK Group sangat antusias berinvestasi di Tanah Air pada sektor industri. “Mereka akan mengirimkan timnya untuk fokus menentukan industri mana yang akan mereka pilih dan mencari mitra di dalam negeri untuk bekerja sama membangun industri,” tuturnya.

Menperin berharap SK Group bisa mengembangkan industri petrokimia di Indonesia Tanah Air. Hal ini bertujuan agar menekan impor produk petrokimia yang dibutuhkan untuk bahan baku industri di dalam negeri. “Untuk itu, mereka sedang mempelajari kemungkinan untuk menanamkan modalnya di Tanah Air,” terangnya. (dim/fin/ful)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.