Kota Banjar Bisa Belajar Tatap Muka, Asal..

67
0
KEBIJAKAN. Wali Kota Banjar Hj Ade Uu Sukaesih dan Kapolres Banjar AKBP Melda Yanny SIK disela kunker di Desa Kujangsari kemarin. Anto Sugiarto / Radar Tasikmalaya
KEBIJAKAN. Wali Kota Banjar Hj Ade Uu Sukaesih dan Kapolres Banjar AKBP Melda Yanny SIK disela kunker di Desa Kujangsari kemarin. Anto Sugiarto / Radar Tasikmalaya

BANJAR – Pembelajaran tatap muka (PTM) di wilayah zona hijau bisa dilakukan. Hal itu ditegaskan Wali Kota Banjar sekaligus Ketua Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Banjar Hj Ade Uu Sukaesih.

“Yang sudah masuk zona hijau di wilayah Kota Banjar boleh dilakukan pembelajaran tatap muka (PTM, Red),” ujar dia kepada wartawan, Selasa (20/10) disela kunjungan kerja di Desa Kujangsari.

Dia menjelaskan pelaksanaan PTM di zona hijau tetap harus menerapkan protokol kesehatan Covid-19. Hal itu, agar saat pelaksanaan pembelajaran tidak terjadi atau timbul penularan corona.

“Karena jika terus ditunda-tunda proses pembelajaran tatap muka kasian juga sama anak-anak sudah terlalu lama belajar secara daring,” kata dia.

Baca juga : Stok Darah di Kota Banjar Menipis, tak Sebanding Kebutuhan

Dia menyebut beberapa upaya kini dilakukan pemkot untuk memutus mata rantai penularan Covid-19. Salah satunya bagi pendatang dari luar daerah akan didata dan dilakukan pemeriksaan.

Terpisah, Sekretaris Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Banjar Edi Herdianto Ssos menambahkan yang masuk zona hijau adalah wilayah yang tidak ada sama sekali kasus positif Covid-19. Sekolah yang bisa melaksanakan hanya daerah di pinggiran, misal seperti di Desa Batulawang.

“Pelaksanaan PTM di pusat kota belum dulu dilakukan, karena aktivitas mobile-nya masih tinggi,” ujarnya.

Sementara itu, kata dia, hingga saat ini pendatang atau pemudik yang datang dari luar daerah sudah mencapai 350 orang. Mereka datang dari daerah yang sedang menjalankan PSBB.

“Ya mereka dari pada disana, aktivitas terkendala sehingga pulang ke Banjar. Namun mereka tetap harus didata dan dicek kesehatannya, jangan sampai datang membawa Covid-19,” pungkasnya. (nto)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.