Kota Banjar Butuh Tambahan Mobil Damkar

45
SIMULASI. Petugas pemadam kebakaran berusaha memadamkan api yang timbul pada kendaraan. Kegiatan itu merupakan bagian dari simulasi penanganan kebakaran yang digelar di halaman Setda Kota Banjar Senin (18/3).

BANJAR – Kepala Pelaksana BPBD Kota Banjar Yayan Herdiaman menyebut armada pemadam kebakaran (damkar) masih kurang. Idealnya, setiap kecamatan terdapat mobil pemadam kebakaran.

“Di kita mobil damkar hanya ada tiga. Idealnya setiap kecamatan satu damkar. Apalagi jika terjadi kebakaran di Langensari, jaraknya cukup jauh hampir seperempat jam,” jelasnya usai kegiatan simulasi penanganan kebakaran pada kendaraan di halaman Sekretariat Daerah (Setda) Kota Banjar Senin (18/3). Kata dia, minimal di Langensari ditempatkan satu unit mobil damkar. Sehingga jika terjadi kebakaran bisa cepat ditangani.

“Kita berharap ada upaya penambahan satu unit damkar dan peremajaan peralatan damkar,” harapnya.

Sementara itu, dia menerangkan simulasi dilakukan di lingkungan pemerintah supaya pegawai tahu cara memadamkan api, terutama jika terjadi kebakaran di kendaraan. “Kebakaran tidak hanya terjadi pada bangunan saja, tapi juga kendaraan,” terangnya.

Wali Kota Banjar Hj Ade Uu Sukaesih mengapresiasi kinerja petugas pemadam kebakaran meski sarana damkar masih terbatas.

“Insyaallah ke depan kita lengkapi, minimal setiap kecamatan ada mobil damkar. Tapi secara bertahap, karena melihat kemampuan APBD kota,” tuturnya. (nto)

loading...
BERBAGI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.