Kota Banjar Dapat Jatah 117 Ribu Dosis Vaksin Covid-19

30
0
dr H Agus Budiana Ekaputra
dr H Agus Budiana Ekaputra
Loading...

BANJAR– Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Banjar dr Andi Bastian menyatakan siap menjadi yang pertama divaksin Covid-19, dalam program vaksinasi pencegahan penularan virus corona.

“Bismillah, harus siap (divaksin, Red) demi mencegah penularan virus corona meluas,” kata dia kepada wartawan, Rabu (6/1). Kata dia, vaksinasi harus dilakukan supaya penularan virus corona atau Covid-19 bisa ditekan.

Pelaksana Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Banjar dr H Agus Budiana Ekaputra menambahkan Pemerintah Kota Banjar mendapat jatah vaksin untuk 117 ribu jiwa dari pemerintah pusat dalam program vaksinasi.

“Itu untuk vaksinasi yang pertama, karena termin divaksin itu harus dua kali. Maka dikali dua, sehingga total sekitar 234 ribu vaksin,” jelasnya.

Baca juga : Warga Hergarsari Kota Banjar Jalani Swab Test

Loading...

Kata dia, kalangan pertama yang divaksin tentu tenaga kesehatan, kedua pelayan publik dan ketiga masyarakat rentan dan masyarakat umum lainnya. Untuk pelaksanaan di daerah masih menunggu keputusan dari pemerintah pusat. Karena pemerintah provinsi baru dilakukan 14 Januari. Setelah itu baru dilakukan di setiap daerah masing-masing.

“Insya Allah kita sudah siap untuk pelaksanaan vaksinasi, baik dari sisi tenaganya, sarana prasarana. Karena proses vaksinasi tidak jauh berbeda seperti pelaksanaan vaksin pada umumnya. Namun ini vaksin jenis baru,” tegasnya.

Dia menambahkan, mereka yang divaksin juga tertentu, usia 0 sampai 18 tahun belum bisa, tidak memiliki penyakit komorbid. Seperti jantung, gula, ginjal, dan penyakit-penyakit autoimun lainnya.

”Vaksin ini diberikan ke mereka yang sehat. Orang yang sudah positif dan sudah kembali negatif Covid-19 tidak di vaksin lagi karena sudah memiliki imun kekebalan tubuh sendiri,” ujarnya. (nto)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.