Hanya untuk Warga Kabupaten Tasik
SIAPA BUPATI & WAKIL BUPATI PILIHAN ANDA?

3.1%

19.3%

7.3%

70.3%

Kota Banjar Mulai Belajar Tatap Muka

259
0
BELAJAR. Murid SDN 2 Banjar akan mengikuti ujian harian beberapa waktu lalu. Anggota dewan berharap proses pembelajaran tatap muka segera dilaksanakan. Anto Sugiarto / Radar Tasikmalaya
BELAJAR. Murid SDN 2 Banjar akan mengikuti ujian harian beberapa waktu lalu. Anggota dewan berharap proses pembelajaran tatap muka segera dilaksanakan. Anto Sugiarto / Radar Tasikmalaya

BANJAR – Anggota DPRD Kota Banjar H Mujamil mengusulkan proses pembelajaran tatap muka segera dilakukan.

“Karena jika terus dibiarkan belajar online, pengaruhnya cukup besar. Selain dampak negatif juga memberatkan orang tua pengeluaran beli kuota,” ujar dia kepada wartawan Jumat (21/8).

Menurut dia, pemerintah harus segera menentukan kapan pembelajaran secara tatap muka dimulai. “Berharap 25 Agustus atau awal bulan September sudah bisa mulai dilaksanakan,” ujarnya.

Terpisah, Wakil Wali Kota Banjar H Nana Suryana mengatakan jika proses belajar daring terus dilakukan, maka dikhawatirkan anak-anak lebih sering bermain game online. Pihaknya mendukung upaya Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Banjar agar proses pembelajaran tatap muka segera dilaksanakan.

“Inginnya ibu wali kota proses pembelajaran tatap muka dimasa pandemi akhir Agustus ini. Tapi menurut hemat saya harusnya September sudah dimulai diterapkan,” tuturnya.

Menurut dia, sejauh ini masih ada sekolah yang belum siap, baik dari segi sarana dan prasarana sesuai protokol kesehatan. Padahal, kata dia, sebelum proses pembelajaran tatap muka dimulai, pihak sekolah harus menyiapkan prasarana protokol kesehatan.

Diberitakan sebelumnya, Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Banjar Edi Herdianto meminta pihak sekolah membuat gugus tugas sendiri untuk memulai proses belajar mengajar (PBM). Gugus tugas sekolah tersebut diberikan surat keputusan (SK) oleh gugus tugas tingkat kota.

Kemudian, kata dia, sekolah pun harus menyiapkan sarana prasarana protokol kesehatan di sekolah dan membuat surat pernyataan dari orang tua siswa.

“Persiapan yang harus dipenuhi sekolah selama pandemi Covid-19 ini di antaranya kemanan untuk siswa dan guru agar tidak terpapar Covid-19. Kemudian sarana protokol kesehatan di sekolah harus mendukung dan perlengkapan media informasi di sekolah terkait Covid-19 harus lengkap,” kata Edi Selasa (18/8).

Pemkot Banjar sendiri menargetkan satu atau dua bulan lagi proses belajar mengajar di sekolah bisa dilaksanakan. Namun dengan menerapkan Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB).

Namun Dinas Pendidikan Kota Banjar belum memberikan rincian berapa sekolah dari tingkat PAUD, SD hingga SMP/sederajat yang sudah siap melaksanakan belajar mengajar di sekolah dengan Adaptasi Kebiasaan Baru.

“Jumlah sekolah dari tingkat SD dan SMP di Kota Banjar baik negeri maupun swasta sebanyak 111 sekolah. Terdiri dari SD Negeri sebanyak 82 sekolah dan swasta 4 sekolah. Sedangkan SMP Negeri 10 sekolah dan swastanya 15 sekolah,” kata Ahmad Yani. (nto)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.