Kota Banjar Siap Laksanakan PSBB

1253
3

BANJAR – Perihal penyebaran wabah virus corona, Pemkot Banjar menyatakan kesiapannya untuk melaksanakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Hal itu diungkapkan Wakil Wali Kota Banjar H Nana Suryana usai mengikuti rapat dengan Gubernur melalui video conference bersama 16 kota dan Kabupaten lainnya di Jawa Barat.

Nana mengaku, Wali Kota Banjar Hj Ade Uu Sukaesih ketika ditanya Gubernur menyatakan kesanggupannya menerapkan PSBB di Kota Banjar. Tinggal menunggu petunjuk pelaksanaan (Juklak) dan petunjuk teknis (Juknis) turun.

“Tadi rapat terkait pembahasan dan keseragaman mau dilaksanakan PSBB. Juklak juknisnya kita masih nunggu. Nanti akan ada rapat kesimpulan lagi Rabu, minggu depan dengan Gubernur,” terang Nana melalui sambungan telepon, Rabu (29/4).

Ia mengatakan, Pemkot Banjar tidak bijak jika menolak melaksanakan PSBB. Sebab Kabupaten Ciamis dan Pangandaran pun sudah menyatakan kesanggupannya.

PSBB, kata dia, juga sudah waktunya diterapkan karena perkembangan mewabahnya covid-19 di Kota Banjar terus meningkat secara signifikan.

Loading...

“Persiapan juga tadi dibahas termasuk dampaknya. Kemudian kepala daerah juga tadi ditanya satu-satu oleh gubernur. Ada 17 kabupaten kota yang ikut tadi, langsung dengan Gubernur,” tandasnya.

” Tadi Ciamis setuju, Pangandaran setuju, dan Banjar juga tadi ibu wali sudah menyampaikan setuju untuk pelaksanaan PSBB,” sambungnya.

Pertimbangannya, tegas Nana, karena situasi sudah darurat dengan kenaikan terinfeksi yang signifikan. Sedangkan kepatuhan warga masih kurang.

(Cecep Herdi)

Loading...
loading...

3 KOMENTAR

  1. JIKa PSBB di berlakukan
    bagaimana meraka yg mempunyai kredit bank atau motor?

    bagai mana nasib mereka,,, kredit harus di bayar,tp suruh diam di rumah_?

    trus bagaimana klo sampai saat ini masih aja ada msjid yg melakukan taraweh smpe jum’atan ?
    sedangkan pemerintan sudah melarang,tp ttp aja taraweh?

    hrsnya pemerintah lebih jeli,, memantau

  2. Kalau mau psbb pemerintah juga harus menjamin kehidupan rakyatnya,sekarang suruh diam dirumah,sementara bantuan gak ada,covid udah 1bulan,makan tiap hari kebutuhan tiap hari,sementara uang engga jatuh dari langit tp harus d cari

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.