Siapa Calon bupati Tasikmalaya pilihan anda?
16%

84%

Kota Resik Krisis Resapan Air

58
0

CIPEDES – Resapan air yang minim serta saluran irigasi dan drainase yang tidak maksimal menjadi bisa penyebab banjir di Kota Resik. Maka dari itu, Pemerintah Kota (Pemkot) Tasikmalaya harus memperhatikan persoalan-persoalan tersebut.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tasikmalaya Ucu Anwar mengatakan banjir dari Sungai Ciloseh dan anak Sungai Citanduy itu karena volume air sangat tinggi hingga menggenangi jalan dan permukiman. “Jadi bukan hanya karena hujan di sini, tapi juga kiriman dari hulu sungai,” kata dia kepada Radar, Selasa (12/2).

Untuk mengantisipasi hal serupa terjadi, perlu ada penanganan sedimentasi sungai dan saluran irigasi dengan pengerukan. Saluran drainase juga perlu diperbaiki supaya mampu mengalirkan air. “Kalau drainasenya bermasalah, ya harus diperbaiki,” tuturnya.

Adapun hasil pendataan terbaru BPBD, banjir di Kota Resik pada Senin (11/2) itu terjadi di 33 titik di lima kecamatan: Cipedes, Tawang, Indihiang, Purbaratu dan Cihideung. Banjir tersebut menggenangi 55 unit rumah.

BPBD saat ini masih melakukan assessment ke rumah-rumah yang terdampak banjir. Penilaian tersebut sebagai bahan dasar pengajuan bantuan bencana ke Pemerintah Kota (Pemkot) Tasikmalaya. “Nanti diklasifikasikan mana yang masuk kategori ringan, sedang dan berat,” ucap dia.

Ketua Lembaga Penyelamat Lingkungan Hidup Indonesia (LPLHI) Kota Tasikmalaya Asep Depo mengatakan bencana alam sangat erat kaitannya dengan kerusakan lingkungan. Pemerintah harus melakukan evaluasi pembangunan-pembangunan yang menghambat resapan air. “Bukan tidak boleh membangun, tapi harus diperhitungkan supaya khususnya di lokasi yang sekarang rawan banjir terdapat resapan air yang cukup,” katanya.

Dia juga menyinggung aktivitas penanaman pohon yang cenderung dilakukan di kawasan yang sudah cukup hijau. Menurutnya, yang paling butuh keberadaan pohon adalah wilayah-wilayah yang rawan banjir. “Di kawasan hijau juga harus kita jaga, tapi di wilayah perkotaan juga perlu karena wilayah resapan air di Kota Tasikmalaya sangat minim,” ujarnya. (rga)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.