Mencegah Aksi Kejahatan Jalanan, Wali Kota Menyiapkan Surat Edaran

Kota Tasik Akan Dikepung CCTV

92

TASIK – Pemerintah Kota Tasikmalaya menilai banyaknya closed circuit television (CCTV) bisa mencegah aksi kejahatan jalanan. Pemilik toko akan diimbau memasang kamera pengintai. Dengan begitu, aktivitas di sekitarnya terekam dan terawasi.

Wali Kota Tasikmalaya Drs H Budi Budiman mengatakan Pemkot akan berupaya memperbanyak CCTV di Kota Tasikmalaya. Dia akan mengeluarkan surat edaran kepada masyarakat supaya masyarakat memasang CCTV di tempat masing-masing.

“Kita akan keluarkan edaran untuk pemasangan CCTV di tempat masing-masing apalagi pertokoan,” ungkapnya saat ditemui di Setda Kota Tasikmalaya, Kamis (14/3).

Dengan banyaknya CCTV yang terpasang, aparat kepolisian akan lebih cepat dalam mengungkap kasus kejahatan jalanan. Di tambah lagi banyaknya CCTV akan membuat pelaku kejahatan tidak akan berani melakukan aksinya. “Karena banyak kejadian yang terungkap karena petunjuk dari rekaman CCTV,” katanya.

Disinggung penambahan ATCS yang bisa memantau aktivitas di jalanan, Budi belum bisa menjanjikan. Pihaknya masih fokus dalam pemasangan fiber optik jaringan sebagai infrastruktur teknologi. “Kalau penambahan ATCS nanti kita cek dulu,” ujarnya.

Selain itu pihaknya juga akan melakukan pengkajian guna mencari solusi untuk mencegah kejahatan jalanan. Dalam hal ini Pemkot akan melibatkan Instansi-instansi terkait serta tokoh masyarakat. “Bentuk sikapnya bagaimana kita lihat nanti,” ujarnya.

Sekretaris Banteng Muda Indonesia (BMI) Kota Tasikmalaya Myftah Farid sepakat soal perlunya CCTV terpasang di berbagai titik jalan di Kota Tasikmalaya. Mengingat Kota Tasikmalaya, kata dia, diwacanakan sebagai smart city.

Yang tak kalah penting, kata tokoh muda NU ini, pemerintah harus memperhatikan penerangan jalan umum (PJU). Karena sampai saat ini masih ada beberapa kawasan yang gelap.

“Supaya smart city untuk Kota Tasik bukan hanya sekadar wacana saja,” ujarnya.

Dari beberapa kasus kejahatan jalanan, kata mantan aktivis mahasiswa ini, tidak sedikit dilakukan remaja berstatus pelajar. Untuk itu, Dinas Pendidikan harus berupaya mencerdaskan para siswa tentang hukum.

“Kan suka ada sosialisasi narkoba, ketertiban lalu lintas, nah hukum pidana pun menurut saya perlu ada supaya pelajar paham konsekuensi ketika melanggar hukum,” ujarnya menyarankan.

Pembacokan yang menimpa Agus Supriatna (53) di Jalan Bantar, Bantarsari, Bungursari, Kota Tasikmalaya Minggu dini hari (10/3), sebelumnya, menimbulkan keresahan di masyarakat. Untuk itu, pelakunya harus segera ditangkap.

Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Tasikmalaya H Dodo Rosada SH MH mengatakan tindakan kejahatan jalanan akan mengganggu aktivitas masyarakat. Di sisi lain, warga berhak memiliki rasa aman untuk melakukan keseharian.

“Kalau keamanan masyarakat tidak terjamin, ya pasti resah,” ungkapnya kepada Radar, Selasa (13/3).

Dodo berharap kepolisian bisa menangkap pelaku dan memberikan efek jera, sekalipun itu kemungkinan anak di bawah umur.

“Kita kan punya sistem peradilan anak, perlu ada upaya memberikan efek jera baik kepada pelaku juga orang yang berniat melakukan kejahatan,” tuturnya.

Pemerintah juga harus memiliki program edukasi tentang hukum pidana kepada masyarakat, khususnya kalangan pelajar. Karena dikhawatirkan, ada asumsi bahwa aksi kejahatan jalanan dianggap sebagai kenakalan remaja. “Karena kejadian itu (pembacokan, Red) sudah bukan lagi kenakalan remaja, tapi perbuatan melanggar pidana,” katanya.

Ketua Front Pembela Islam (FPI) Kota Tasikmalaya Ustaz Yanyan Albayani mendesak kepolisian mengungkap dan mengusut tuntas kasus tersebut. Patroli malam hari pun harus ditingkatkan untuk mengantisipasi kejadian serupa terulang.

Ustaz Yanyan siap mengerahkan para laskarnya untuk memburu para pelaku kejahatan jalanan. Akan tetapi pihaknya punya kepercayaan yang besar kepada kepolisian bisa menangani kasus tersebut. “Kami percaya aparat mampu mengungkap berbagai kasus kejahatan jalanan yang terjadi akhir-akhir ini,” ujarnya.

Kapolres Tasikmalaya Kota AKBP Febry Kurniawan Ma’ruf SIK SH, Minggu (10/3) mengatakan masih menyelidiki dan berkomitmen akan berupaya mencari pelaku dari aksi kejahatan jalanan itu. “Mudah-mudahan bisa segera kita ungkap,” terangnya. (rga)

loading...
BERBAGI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.