Hanya untuk Warga Kabupaten Tasik
SIAPA BUPATI & WAKIL BUPATI PILIHAN ANDA?

3.4%

19.9%

7.3%

69.4%

Kota Tasik & Ciamis Dapat Bantuan PCR Portabel dari Pemprov Jabar

44
0
Video Conference wali kota tasik dan gubernur jabar radartasikmalaya.com
Wali Kota Tasik, Budi Budiman dan jajarannya saat vicon dengan Gubernur Jabar, Minggu (30/08) sore. istimewa for radartasikmalaya.com

KOTA TASIK – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat (Jabar) memberikan bantuan berupa alat pemeriksaan polymerase chain reaction (PCR) portabel ke 27 kabupaten/kota.

Kota Tasik dan Kabupaten Ciamis, adalah dua daerah yang mendapatkan bantuan itu.

Wali Kota Tasikmalaya, Budi Budiman mengatakan, bantuan dari provinsi itu sangat berguna di daerahnya.

Sebab, selama ini belum terdapat alat untuk memeriksa hasil tes usap (swab) di Kota Tasikmalaya.

“Idealnya memang tiap daerah punya mesin PCR. Alhamdulillah kita diberi satu unit mesin portabel dari provinsi,” kata dia kepada wartawan, Minggu (30/8) sore.

Terang Budi yang ditemui usai vicon dengan Gubernur Jawa Barat di Bale Kota, dengan adanya bantuan itu Pemerintah Kota (Pemkot) Tasikmalaya dapat dengan cepat menyelesaikan target pemeriksaan swab ke 7.500 warganya atau 1 persen dari total penduduk Kota Tasikmalaya.

Sebab, dari target itu, Pemkot Tasikmalaya belum memenuhi setengahnya.

Menurut Budi, salah satu alasan rendahnya sampel tes swab dari Kota Tasikmalaya adalah karena selama ini pemeriksaannya harus dilakukan di Bandung.

Ia memyebutkan, saat ini pihaknya baru melakukan pemeriksaan swab ke sekitar 2.500 warga Kota Tasikmalaya.

“Kita ingin September-Oktober target selesai. Kemarin juga kita telah menerima bantuan 2.500 alat test PCR,” bebernya.

Ia menambahkan, pihaknya berencana melakukan tes swab massal secara umum kepada 500 masyarakat.

Artinya, masyarakat yang hendak melakukan tes swab terlebih dahulu mendaftarkan diri ke Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tasikmalaya.

Selain itu, tes swab massal juga akan dilakukan untuk menyasar tempat-tempat industri, tempat pendidikan, dan wilayah kelurahan atau kecamatan.

“Intinya kita akan lakukan sampling, jadi tak bisa semuanya diswab,” jelasnya.

(rezza rizaldi)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.