Kota Tasik Dilanda Sarang Tawon Berbahaya, Semalam 4 Sarangnya Dimusnahkan Damkar

106
0

KOTA TASIK – Wabah sarang tawon melanda wilayah Kota Tasikmalaya. Hampir setiap hari, petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Tasik memusnahkan sarang tawon yang dianggap bahaya, atau mereka sebut operasi tawon.

Pantauan radartasikmalaya.com, Selasa (17/12) malam, para petugas Damkar melakukan operasi di titik Jalan Ceunteung, Belakang Kelurahan Argasari, Kecamatan Cihideung. Tepatnya di rumah Yuda (40), pukul 19.30 WIB.

Sejam kemudian, para petugas Damkar bergegas ke lokasi kedua. Operas ini di Jalan Teratai V, Perumahan Cisalak, Kelurahan Nagarasari, Kecamatan Cipedes, di rumah H Kurman (58).

Lalu masih di lokasi yang sama, petugas bergerak ke Jalan Nusa Indah II di Perum Cisalak, ke rumah Rahman (64) dan terakhir ke rumah Andri (38) di Jalan Mega Asri Raya, Perum Bumi Asri, Kelurahan Parakanyasag, Kecamatan Indihiang.

“Hampir setiap hari banyak laporan dari masyarakat terkait sarang tawon ini. Dan Alhamdulillah masih dapat kita tangani. Tapi kami memang bergerak di malam hari melakukan operasi ini,” ujar Pelaksana Lapangan Damkar, Basir Mubarak kepada radartasikmalaya.com.

Terang dia, pihaknya melakukan penanganan sarang tawon ini pun dengan cara unik, tak membakarnya. Tetapi menyemprotkan cairan bensin jenis pertalite ataupun pertamax ke sarang tawon tersebut dalam kondisi gelap.

“Dan juga tak boleh ada suara. Biar tawonnya tak keluar dari sarangnya. Lalu ketika alat sudah siap, dibantu cahaya senter kita semprotkan titik sarang tawon itu. Setelah tawonya terkapar kita masukan sarang dan tawonnya itu ke dalam keresek kosong dan dibuang,” terangnya.

Dia menambahkan, mengapa dilakukan di malam hari? Agar tawonnya berkumpul disarangnya. “Terutama agar terhindar juga dari anak-anak. Yang pasti kita tak hanya memadamkan api saja. Tetapi melakukan rescue juga atau penyelamatan seperti ini di rumah warga,” tambahnya.

Sementara itu salah seorang warga yang rumahnya diamankan dari sarang tawon, H Kurman (58) mengaku baru ketahuan di atap rumahnya ada sarang tawon 1 bulan ini.

“Takutnya mengganggu warga yang lewat. Ya kita serahkan penanganan ini pada yang ahlinya saja,” tuturnya.

(rezza rizaldi / radartasikmalaya.com)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.