Kota Tasik Masuk Fase AKB, Jumlah ODP Terus Naik

5691
0

KOTA TASIK – Ketika masuk masa Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) menuju New Normal di tengah pandemi Covid-19 di Kota Tasikmalaya, jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) mulai meningkat.

Tidak ada penambahan pasien positif, sedangkan jumlah Pasien Dalam Pengawasan (PDP), dan Orang Tanpa Gejala (OTG) relatif stabil.

Berdasarkan data dari Tim Gugus Tugas, jumlah ODP kini sebanyak 1.358 orang.

Sehari sebelumnya, Senin (29/06), jumlah ODP sebanyak 1.354 orang. Sedangkan hari Minggu (28/06) berjumlah 1.349 orang.

Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kota Tasik, Uus Supangat mengakui, walaupun kondisi Covid cenderung stabil, namun pihak Gugus Tugas terus siaga.

Apalagi dengan diberlakukannya masa AKB yang banyak keleluasaan aktivitas masyarakat.

“Hanya saja memang jumlah ODP terus bertambah. Karena mobilisasi warga yang berangkat ke zona merah, seperti ke Jakarta cukup tinggi,” ujar Uus kepada radartasikmalaya.com, Selasa (30/06) sore.

Terang Uus yang dihubungi melalui ponselnya, akibat banyaknya warga Kota Tasik yang pulang-pergi ke daerah zona merah seperti Jakarta, maka statusnya ODP pasti bertambah.

“Itu (aktivitas lalu-lalang warga ke zona merah, Red) yang harus kita waspadai dan semoga tak naik statusnya jadi PDP. Kita terus awasi mereka walaupun kondisi Covid secara keseluruhan melandai,” terangnya.

“ODP yang bertambah ini kita sebut dengan istilah PP. Alias Pelaku Perjalanan. Karena dia melakukan perjalanan dan singgah di zona merah. Maka seiring masuknya kita di AKB tentu aktivitas dan mobilisasi masyarakat bergeliat,” sambungnya.

Tambah Uus, apalagi dengan mulai kembali berjalannya transportasi umum, khususnya di Kota Tasik paling tinggi adalah pengguna jasa angkutan darat.

Dan pantauan pihaknya memang terjadi peningkatan signifikan di ODP.

“Ya barang tentu bagi yang pulang pergi ke zona merah berkonsekuensi masuk ODP ini. Memang kami akui ada kenaikan walaupun tak naik tinggi. Yang terpenting meski terpaksa harus keluar Kota Tasik, tapi tak melupakan 3 hal,” tambahnya.

Jelas Uus, 3 hal itu adalah pakai masker, cuci tangan dan jaga jarak. Hal itu harus dilakukan para PP agar tak naik statusnya ke fase PDP karena ada keluhan. Lalu jangan sampai ketika PDP di swab test malah positif.

“Jadi di masa AKB ini yang terpenting 3 hal. Terutama di tempat tujuan ketika terlalu penuh keramaiannya maka jangan memaksakan diri. Protokol kesehatan Covid secara umum jangan dilupakan,” jelasnya.

(rezza rizaldi)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.