Kota Tasik Targetkan 100% ODF di 2021

54
0
KOMPAK. Ketua Forum Kota Sehat Kota Tasikmalaya Hj Atit Tajmiati Am Keb Ners MPd (ketiga kiri) bersama Forum Komunikasi Kecamatan Sehat bersinergi mempercepat target 100 persen ODF tahun 2021 di aula Taman Karang Resik, Rabu (9/12). Fatkhur Rizqi / Radar Tasikmalaya
KOMPAK. Ketua Forum Kota Sehat Kota Tasikmalaya Hj Atit Tajmiati Am Keb Ners MPd (ketiga kiri) bersama Forum Komunikasi Kecamatan Sehat bersinergi mempercepat target 100 persen ODF tahun 2021 di aula Taman Karang Resik, Rabu (9/12). Fatkhur Rizqi / Radar Tasikmalaya
Loading...

CIPEDES – Kota Tasikmalaya mempercepat target 100 persen Open Defecation Free (ODF) pada Tahun 2021. Hal ini seiring akan dilaksanakannya penilaian Kota Sehat yang digelar Tahun 2021.

Pasalnya, sebagai syarat utama untuk meraih penghargaan Kota Sehat tersebut, harus mencapai sanitasi aman atau ODF 100 persen.

Itu disampaikan Forum Kota Sehat saat pertemuan rapat koordinasi dan evaluasi hasil verifikasi tatanan program Kota Sehat di Aula Taman Karang Resik, Rabu (9/12).

“Agar mendapatkan penghargaan kota sehat swasti saba wistara kedua pada tahun 2021 mengharuskan ODF di Kota Tasikmalaya 100 persen. Untuk mengejar itu (ODF 100 persen, Red) Forum Kota Sehat ini bergerak terus melakukan kerja sama dengan Pokja kelurahan, Satgas ODF, tokoh agama dan masyarakat pemberdayaan warga dengan melakukan verikasi, monitoring dan pembinaan, dan evaluasi perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) dan membangun septic tank yang aman,” kata Ketua Forum Kota Sehat Kota Tasikmalaya Hj Atit Tajmiati Am Keb Ners MPd kepada Radar, Rabu (9/12).

Perwujudan Kota Tasikmalaya ingin mendapatkan Kota Sehat Swasti Saba wirasti kedua ini, karena sudah mendapatkan Swasti Saba Wistara pertama pada tahun 2019, Swasti Saba Wiwerda kedua 2017, Swasti Saba Wiwerda pertama 2015, dan Swasti Saba Padapa 2013.

loading...

Baca juga : Raperda Ketenagakerjaan Disetujui Harus Berisi Kearifan Lokal Kota Tasik

Dengan memperhatikan 7 tatanan yang menjadi penilaian kota sehat, yakni ketahanan pangan dan gizi, kehidupan masyarakat sehat yang mandiri, kawasan pariwisata sehat, kawasan industri dan perkantoran sehat, kawasan sarana lalu lintas tertib dan pelayanan transportasi, kawasan pemukiman, sarana dan prasarana umum, serta kehidupan sosial yang sehat.

“Target mendapatkan swasti saba wistara kedua ini tujuannya supaya masyarakat bisa terus membudayakan gerakan masyarakat hidup sehat. Sehingga tidak adanya stunting, menekan adanya penyakit menular, dan lainnya,” ujarnya.

Selain itu, Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya bersama Radar Tasikmalaya mengisi sosialisasi penanggulangan Covid-19 melalui materi penerapan protokol kesehatan.

“Lalu pembagian media edukasi dan sosialisasi tentang penanggulangan Covid-19, berupa banner atau spanduk untuk forum komunikasi kecamatan sehat di Kota Tasikmalaya,” katanya.

Ketua Forum Komunikasi Kecamatan Sehat dari Kecamatan Tamansari, Yanti Novianti mengatakan forum yang tergabung dalam Kota Sehat mempunyai komitmen mewujudkan tatanan masyarakat Kota Tasik mandiri dalam bidang kebersihan lingkungan.

“Kita berusaha mencapai kota sehat melalui perbaikan kesehatan dengan partisipasi masyarakat yang terorganisir pada forum kota sehat,” tuturnya. (riz)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.