Didukung Komwil III, Siap Tampung 7000 Tamu

Kota Tasikmalaya Siapkan Diri Jadi Tuan Rumah Rakernas Apeksi 2019

390

Siapa Presiden Pilihan Mu ?

Menjadi tuan rumah rapat kerja nasional (Rakernas) Asosiasi Pemerintah Kota se-Indonesia (Apeksi) menjadi dambaan bagi daerah. Khususnya yang ingin merasakan dampak positif dari kegiatan tersebut.

Firgiawan, Cihideung

Pemerintah Kota Tasikmalaya berkeinginan menjadi tuan rumah terselenggaranya rapat kerja nasional Apeksi 2019.

Saat menghadiri Rapat Kerja Komisariat Wilayah (Komwil) III Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi) pada 18-20 April 2018 di Hotel Melia Kota Yogyakarta, Wali Kota Drs H Budi budiman menyatakan kesiapannya sebagai tuan rumah.

Wali Kota langsung menyampaikan kesiapannya itu saat ekspose dan pemaparan di acara yang dibuka Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta Sri Sultan Hamengkubuwono X tersebut.

Dalam kesempatan itu, Pem­k­ot mendapatkan dukungan untuk menjadi tuan rumah pada Rakernas Apeksi tahun mendatang dari Komisariat Wilayah III. Tetapi, untuk merealisasikan keinginan ter­se­but harus ditentukan dalam Rakernas Apeksi 2018 di Tarakan, Kalimantan Utara Juli nanti.

“Kemarin kita paparan dan dari Komwil III sepakat memberikan dukungan untuk Kota Tasik. Masih ada enam Komwil lagi untuk meyakinkan bahwa kita siap menampung 100 wali kota se-Indonesia beserta dengan stafnya,” ujar Wali Kota Tasikmalaya Drs H Budi Budiman.

Kota Tasikmalaya diklaim siap menampung hingga sekitar 7.000 tamu dari 100 pemerintah kota se-Indonesia. Ditunjang dengan segala potensi yang ada mulai dari akses transportasi darat dan udara, kamar hotel hingga menyelenggarakan event bertaraf nasional. Apalagi berkali-kali Kota Tasikmalaya menyelenggarakan hajat yang terbilang spektakuler dan bisa menyedot antusias masyarakat luas datang ke Kota Resik ini.

“Semoga bisa terealisasi untuk agenda nasionalnya, sebab itu momen baik mempromosikan daerah kita,” jelasnya.

Saat Kota Tasikmalaya menjadi tuan rumah Apeksi 2019, akan banyak efeknya bagi perekonomian Kota Tasik. Untuk itu, masyarakat harus ikut mempersiapkan diri menyambut kegiatan akbar tersebut.

“Kalau ada tamu dengan jumlah segitu, bisa dibayangkan berapa perputaran uang di masyarakat. Potensi ekonomi bergerak akan lebih terasa saat itu,” tandasnya. (*)

loading...