Kotanya Kecil, Kota Tasik Sering Zona Merah, Gubernur: Perlu Diteliti!

239
0
radartasikmalaya.com
Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil
Loading...

KOTA TASIK – Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, menyindir Kota Tasikmalaya sebagai kota kecil, namun setiap minggu masuk ke zona merah pandemi Covid-19.

Hal itu dikatakan Emil -panggilan akrab Ridwan Kamil- saat evaluasi pandemi Covid Jabar, Selasa (05/01) kemarin.

“Kotanya kecil. Setiap minggu Kota Tasik ini seringkali masuk ke zona merah. Ini perlu diteliti,” ungkap Emil, dalam pidatonya.

Hal itu mendapat tanggapan dari Sekda Kota Tasik, Ivan Dicksan.

Ivan mengakui mengapa wilayahnya masih masuk zona merah karena mobilitas masyarakatnya yang tinggi.

Loading...

“Kota Tasik masih di zona merah karena mobilitas masyarakat kita sangat tinggi yah,” ujar Ivan yang dihubungi wartawan melalui ponselnya, Rabu (06/01) sore.

“Ditambah lagi kita kan kota perlintasan, sehingga banyak yang keluar masuk ke kita. Ini salah satu yang mungkin bisa jadi pemicu (tingginya kasus positif Covid),” sambungnya.

Walaupun demikian, terang Ivan, pihak Dinkes Kota Tasik dan Satgas Penanganan Covid selalu melakukan tracking cepat jika ada yang positif.

“Jadi ya ditemukan kasusnya juga cepat, sehingga bisa kita lakukan langkah antisipasinya. Dan dari tracking itu ada yang positif kan cepat juga kita ketahuinya,” terangnya.

Ivan berharap dengan cepat menemukan kasus yang positif ini agar mereka sadar karantina dan tak cepat menular.

“Ya mudah-mudahan tak ada penambahan lagi ya,” harapnya.

Disinggung apakah akan ada upaya konkrit untuk menekan angka positif yang tinggi ini, jelas dia, akan diputuskan dalam rapat evaluasi bersama Satgas Penanganan Covid-19 Kota Tasik besok malam.

“Upaya konkrit kita ya besok kita bersama Pak Plt Wali Kota (Muhammad Yusuf) akan melakukan rapat kerja soal ini. Intinya kan mengedukasi masyarakat agar terus taat prokes,” jelasnya.

Jadi, tukas Ivan, pemerintah di satu sisi tak ingin kegiatan masyarakat terus terganggu siginifikan, namun di satu sisi juga agar yang sehat tak tertular maka harus taat prokes secara ketat.

“Karena kan kita tak tahu apakah yang sehat juga bawa virus atau tidak. Jadi ya tetap kuncinya ditaati dan patuh Protokol Kesehatan (Prokes),” tukasnya.

Sekadar diketahui hingga Rabu sore total kasus pasien positif Covid di Kota Tasik telah mencapai angka 2328 kasus dengan total kasus aktif 553 orang, hari ini terjadi penambahan 39 kasus positif dan 60 pasien sembuh.

(rezza rizaldi)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.