KPAID Kabupaten Tasik Terbaik Se-Indonesia

185
0
KOMPAK. Komisi Perlindungan Anak Indonesia Daerah (KPAID) Kabupaten Tasikmalaya kompak foto bersama usai menerima penghargaan dari KPAI dalam rangka Hari Anak Nasional 2020, Rabu (22/7). YANGGI F IRLANA / RADAR TASIKMALAYA

CISAYONG – Komisi Perlindungan Anak Indonesia Daerah (KPAID) Kabupaten Tasikmalaya meraih penghargaan KPAI Award Hari Anak Nasional 2020 dengan kategori KPAID Terbaik Dalam Pengawasan dan Penyelenggaraan Perlindungan Anak, Rabu (22/7).

Ketua KPAID Kabupaten Tasikmalaya Ato Rinanto mengatakan, penghargaan ini merupakan kado spesial dalam peringatan Hari Anak Nasional 2020.

Baca juga : Penerima Bansos di Bungursari Kota Tasik Hanya Terima Kuota 1 Bulan

Raihan ini hasil kerja keras semua unsur terlibat baik di internal KPAID atau di luar yang membantu kinerja dalam penanganan dan pengawasan perlindungan anak.

“Hari ini (kemarin) KPAID Kabupaten Tasikmalaya mendapatkan penghargaan sebagai KPAID terbaik se-Indonesia dan menjadi motivasi buat kami untuk terus amanah dalam menjaga anak-anak di Kabupaten Tasikmalaya,” ujarnya kepada Radar, kemarin.

Kata dia, memang dalam kriteria penentuan KPAD terbaik se-Indonesia ini salah satunya mempunyai peraturan daerah (perda) dan peraturan bupati (perbup) terkait perlindungan anak. Kemudian konsistensi pemerintah daerah dalam dorongan anggaran.

“Kemudian yang paling penting juga adalah responsibility menangani berbagai persoalan anak yang ada di Kabupaten Tasikmalaya,” ujarnya.

Dengan raihan ini, kata Ato, diharapkan semua unsur terlibat dan KPAID sendiri bisa semakin baik dalam meningkatkan kinerja sesuai tugas pokok dan fungsinya.

Kemudian semakin terjalin komunikasi yang baik dengan berbagai unsur, sehingga perlindungan anak di Kabupaten Tasikmalaya bisa berjalan dengan baik.

“Prestasi ini harus dijaga dan dijadikan motivasi seluruh masyarakat dengan baik. Sehingga ke depannya anak-anak kita bisa terlindungi dari berbagai persoalan yang mengancamnya,” katanya, menjelaskan.

Baca juga : Balita Usia 1 Tahun Warga Mangkubumi Kota Tasik Meninggal Akibat DBD

Penghargaan ini, kata dia, jelas akan menjadi korelasi yang kuat dalam mewujudkan kabupaten layak anak.

Karena salah satu indikator layak anak tentang infrastruktur yang menunjang dalam penyelenggaraan perlindungan anak. “Ini diharapkan bisa menjadi penambah sebagai kabupaten yang layak anak,” ujarnya. (yfi)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.