KPAID Kota Tasik, Selamatkan Anak dari Dampak Negatif Covid-19

126
0
BERBINCANG. Sekretaris KPAD Kota Tasikmalaya, Ajat Sudrajat (kiri) mengungkapkan dampak negatif dari pandemi kepada anak saat podcast di Graha Pena Radar Tasikmalaya, Rabu (25/11). Rangga Jatnika / Radar Tasikmalaya
Loading...

CIHIDEUNG – Pandemi Covid-19 memberikan dampak bagi berbagai sektor kehidupan, termasuk perkembangan anak. Sebagai generasi penerus, anak-anak harus diselamatkan dari efek negatif pandemi.

Sekretaris Komisi Perlindungan Anak Daerah (KPAD) Kota Tasikmalaya, Ajat Sudrajat mengungkapkan banyak dampak negatif dari pandemi kepada anak. Meskipun tidak semuanya memberikan efek secara langsung.

“Tentu, pandemi ini berpengaruh juga kepada kehidupan anak-anak,” ujarnya usai mengisi podcast di Graha Pena Radar Tasikmalaya, Rabu (25/11).

Saat ini, klaster keluarga di Kota Tasikmalaya cukup menjamur, sebagaimana penuturan pemerintah. Tentu perlu ada penanganan kepada anak yang ada pada keluarga tersebut.

“Ketika orang tuanya harus diisolasi, anak-anaknya bagaimana,” terangnya.

Loading...

Baca juga : Rakor Integrasikan Data Penanganan Covid-19 di Kabupaten Tasikmalaya

Menurutnya, perlu ada alternatif pengasuh yang bertanggung jawab atas anak. Jangan sampai tidak terurus apalagi sampai telantar. “Bisa itu orang di kerabatnya atau tetangganya, tapi yang jelas pengasuhan alternatif ini harus berkualitas,” terangnya.

Namun demikian, pihak KPAD belum bisa mengakses data keluarga yang terdampak Covid-19. Sehingga belum bisa melakukan advokasi dan pendampingan kepada anak-anak tersebut. “Kita sudah komunikasi dengan Dinas Kesehatan, tapi harus mengajukan surat dulu,” katanya.

Efek lainnya, proses pendidikan secara daring, hal ini jelas berpengaruh pada tumbuh kembang anak secara pengetahuan. Karena tidak bisa dipungkiri hasilnya jauh berbeda dengan pembelajaran tatap muka. “Peran orang tua di sini yang harus aktif,” katanya.

Termasuk dalam pengawasan anak dalam penggunaan gadget agar tidak berlebihan. Orang tua harus bisa mengawasi dan membatasi anak menggunakan gadget.

“Jangan sampai anak jadi ketergantungan berlebih pada gadget, atau mengakses hal-hal yang kurang baik untuk mereka,” katanya.

Masih banyak efek negatif pandemi yang harus diwaspadai pada anak. Beberapa diantaranya yakni kekerasan fisik, psikis dan seksual yang cukup sering terjadi. “Bahkan kita juga ada temuan eskpolitasi kepada anak oleh orang tuanya,” tuturnya. (rga)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.