KPAID: Tak Ada Rekaman CCTV Uwak Peneror Perkosaan di Ciawi Tasik

133
0

KOTA TASIK – Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAID) Kabupaten Tasikmalaya, Ato Rinanto menegaskan, tak ada rekaman CCTV dan ciri identik pria bermasker pakai motor, peneror perkosaan di Jalan Raya Ciawi.

Hal ini menepis beredarnya isu video di masyarakat bahwa pelaku sempat terekam oleh CCTV salah satu instansi di wilayah Ciawi.

Selama ini, keempat korban tak bisa memberikan keterangan identik yang jelas terhadap ciri-ciri pria bermasker dengan teror kata-kata jorok tersebut.

Baca juga : Siswa SDN 3 Cigorowong Tasikmalaya Belajar di Tenda Darurat

“Saya tegaskan saat memintai keterangan empat korban tak ada ciri identik yang disebutkan. Seperti nomor polisi motor, wajah tak terlihat karena bermasker,” tegas Ato kepada radartasikmalaya.com, Rabu (12/2).

“Juga tak ada yah rekaman CCTV-nya. Itu isu beredar video di masyarakat bukan CCTV yang menyatakan jelas itu pelakunya. Jangan terpengaruh isu hoaks itu ya,” sambungnya.

Terang Ato, selama ini pihaknya terus melakukan pendampingan terhadap korban terakhir siswi salah satu SD di Ciawi.

Soalnya, selama ini korban masih mengalami trauma berat yakni ketakutan saat sendirian bertemu dengan pria tak dikenal.

Pihaknya pun telah memastikan korban bisa berbaur dan mengikuti proses belajar mengajar di sekolahnya dengan pengawasan KPAID. “Iya korban masih mengalami trauma cukup berat saat ini,” terangnya.

Kemarin, tambah dia, KPAID melakukan pendampingan korban sampai ke sekolahnya.

“Kita pastikan apakah korban bisa mengikuti proses balajar dengan baik atau tidaknya. Kondisinya masih belum pulih traumanya sekarang,” tambahnya.

Hingga kini, jelas Ato, warga di wilayah Utara Kabupaten Tasikmalaya masih merasa khawatir karena pria bermasker pelaku teror pengajak hubungan badan masih berkeliaran.

Apalagi, warga tak mengetahui ciri-ciri pasti tentang pelaku tersebut.

Selama ini, para orang tua diharapkan untuk selalu menjaga dan mendampingi anak-anaknya dan tak membiarkan anak sendirian di sekitar jalan raya.

“Warga di sana masih khawatir karena si pelakunya ini belum diketahui ciri-ciri pastinya. Semoga Kepolisian bisa cepat menangkapnya,” harapnya.

Terpisah, Kasatreskrim Polres Tasikmalaya Kota AKP Dadang Sudiantoro, mengaku pihaknya masih belum bisa memberikan keterangan lebih lanjut terkait kasus ini.

Namun, pihaknya sampai sekarang masih mengumpulkan keterangan dan bukti-bukti lainnya. “Belum ada laporan lanjutan,” singkat Dadang.

(rezza rizaldi)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.