KPK Beralasan Lakukan Paksa Geledah Ruangan Imam Nahrawi

20

Ada upaya paksa penggeledahan Ruang kerja Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi.

Menurut Jurubicara KPK, Febri Diansyah, penyidik beralasan Menteri Imam Nahrawi diduga mengetahui proses pengajuan proposal hibah dari KONI itu.

“Proses pengajuan proposal hibah ada alurnya. Dimulai dari pemohon ke Menpora. Bisa saja Menpora bisa langsung mempertimbangkan atau mendelegasikan atau mendisposisikan misalnya, dan bagaimana proses berikutnya jika disetujui atau tidak disetujui, perlu kami temukan secara lengkap,” tegas Febri, Kamis (20/12).

Febri juga menjelaskan, ada beberapa dokumen proposal hibah yang disita dari ruangan Nahrawi. Namun Febri enggan menyebutkan secara detail proposal tersebut.

“Tadi dari ruang Menpora diamankan sejumlah proposal dan dokumen hibah,” demikian Febri.

Kasus ini diungkap KPK lewat operasi tangkap tangan pada Selasa (18/12). Sejumlah orang dan uang miliaran rupiah turut diamankan

Belakangan, KPK telah menetapkan lima tersangka. Mereka adalah Deputi IV Kemenpora, Mulyana, PPK Kemenpora, Adhi Purnama dan Staf Kemenpora, Eko Triyanto.

Adapun sebagai pihak diduga pemberi suap adalah Sekretaris Jenderal KONI, Ending Fuad Hamidy dan Bendahara Umum KONI, Jhoni E Awuy.

(jto/rmol/pojokjabar)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.