KPK Gak Terima dan Marah Novel Baswedan Diseret ke Politik

32
0
Loading...

JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sepertinya gerah dengan rumor yang menyebutkan bahwa Novel Baswedan sebagai orang Gerindra.

Bukan saja lembaga antirasuah tesebut, bahkan rumor itu juga sudah dibantah langsun oleh Novel Baswedan.

Jurubicara KPK, Febri Diansyah menegaskan, bahwa seluruh elemen KPK, terlebih penyidik KPK sama sekali tidak pernah terlibat politik praktis.

“KPK, mulai dari unsur pimpinan sampai pada unsur pegawai memastikan tidak terkait pada kelompok politik praktis manapun,” tegasnya kepada wartawan di Gedung KPK, Kuningan Jakarta, Senin (1/4/2019).

Karena itu, pihaknya meminta semua pihak, tanpa terkecuali, untuk menempatkan KPK sebagai lembaga yang independen.

Loading...

“Jadi kami harap semua pihak bisa menempatkan KPK sebagai lembaga independen,” lanjutnya.

Febri pun kembali menekankan agar rumor tersebut tak lagi ‘digoreng’

“Novel juga sudah clear mengatakan bahwa informasi-informasi tersebut tidak benar,” imbuhnya.

Dengan tegas, mantan aktivis Indonesia Corruption Watch (ICW) itu juga meminta semua pihak agar tidak mengait-ngaitkan dengan kepentingan politik.

“Jangan tarik KPK ke isu politik praktis. Karena itu hanya akan merugikan upaya pemberantasan korupsi kita,” wanti Febri.

Lebih lanjut, Febri justru menyayangkan isu yang sengaja diembuskan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab itu.

Sebab, masih ada hal yang lebih substansial dari isu yang menyesatkan itu, yakni soal kriminalisasi yang dialami Novel yang tak kunjung tuntas siapa dalang di balik penyiraman air keras.

“Yang harus kita ingat sebenarnya adalah sudah lebih 2 tahun penyerang Novel belum ditemukan.”

“Ini yang lebih penting diupayakan agar teror-teror terhadap penegak hukum tidak ditutupi oleh isu-isu yang tidak substansial,” tutup Febri.

Baca : Disebut ‘Orang Gerindra’, Novel Baswedan: Sebenarnya Saya Nggak Berminat

Sebelumnya, Novel Baswedan sendiri membantah dan menyatakan bahwa rumor yang menyebut dirinya orang Gerindra tersebut sama sekali tidak benar.

“Itu isu aneh Mas. Tentu saja tidak benar,” ujar Novel dikutip PojokSatu.id dari Kantor Berita Politik RMOL, Senin (1/4/2019).

Novel juga mengakau tidak tahu persis motif di balik rumor dimaksud.

Hanya memang dugaan dia, isu dirinya orang Gerindra sengaja dihembuskan oleh pihak tertentu untuk pengalihan isu.

“Saya cuma khawatir ini sekedar pengalihan isu,” kata Novel.

Belakangan rumor itu santer setelah Jurubicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi Andre Rosiade memberi bocoran kepada wartawan.

Anak buah Prabowo Subianto itu menyatakan bahwa Novel atau Bambang Widjojanto akan menjadi Jaksa Agung bila pasangan calon 02 menang Pilpres 2019.

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Fadli Zon juga membenarkan bahwa Novel sudah lama dekat dengan Prabowo.

Begitu juga dengan Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Arief Pouyono yang menyebut Novel sebagai ‘orang kita’ atau dalam konteks orang Partai Gerindra.

“Orang pake asumsi lalu ditanggapi dengan bagaimana Mas?” ucapnya.

Novel mengungkap, dirinya sejatinya malas menanggapi isu tersebut.

“Sebenarnya saya nggak berminat untuk tanggapi mas. Karena saya khawatir ini hanya pengalihan isu atau pancingan saja,” sambung sepupu Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan ini.

Ia juga enggan mengomentari lebih lanjut tentang rumor itu juga dibagikan di grup-grup komunikasi anggota kepolisian.

“Wah saya nggak tahu mas,” ujar Novel singkat.

Namun yang jelas, kata Novel, kabar dirinya orang Gerindra merupakan isu yang menyesatkan.

“Nggak benar mas,” demikian Novel.

(jpg/ruh/pojoksatu)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.