KPK Sita Uang Tunai dari Rumah Pribadi Kadis PUPR Kota Banjar

5039
0

BANJAR – Juru Bicara KPK RI Bagian Penindakan, Ali Fikri mengaku menyita uang tunai dan diamankan tim KPK, saat penggeledehan dalam dugaan tindak pidana korupsi infrastruktur di Dinas PUPR Kota Banjar.

Uang tersebut, kata dia, disita dari rumah pribadi Kepala Dinas PUPR Banjar Ed, di Kabupaten Ciamis.

KPK menggeledah rumah milik Ed pasca penggeledahan di rumah dinas Wali Kota Banjar dan Kantor Dinas PUPR Banjar.

Soal jumlah uang tunai tersebut, Pihak KPK belum resmi menyampaikan berapa total uang yang diamankan hasil penggeledahan tersebut.

“Dari rumah Kadis PUPR Banjar di Ciamis. Namun demikian saat ini KPK masih melakukan verifikasi dan akan mengkonfirmasi lebih lanjut kepada beberapa saksi,” kata Ali Fikri melalui pesan whatsapp Selasa (14/7) siang.

Sebelumnya publik sempat bertanya-tanya dengan barang yang dibawa KPK berupa uang tunai tersebut dari siapa.

Loading...

Karena pada saat yang bersamaan antara hari Jumat (10/7) hingga Sabtu (11/7), selain menggeledah rumah Ed, tim penyidik KPK menggeledah beberapa rumah kontraktor dan pihak lainnya yang mengetahui adanya dugaan tipikor proyek peningkatan dan pemeliharaan jalan dari tahun 2012 hingga 2017 di Kota Banjar.

Selama empat hari di Kota Banjar, KPK berhasil mengamankan 8 koper berukuran besar serta dua dus yang diduga merupakan alat bukti tindak pidana korupsi infrastruktur di Dinas PUPR Kota Banjar dalam rentang waktu dari tahun 2012 hingga 2017.

“Kami melaksanakan kegiatan di lapangan berupa penggeledahan untuk mengumpulkan alat bukti dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi terkait proyek pekerjaan infrastruktur pada dinas PUPR kota Banjar tahun 2012-2017,” ungkapnya.

“Pada Minggu (12/7) kami melakukan penggeledahan di 3 lokasi yang berada Kota Banjar dan diantaranya rumah kepala dinas PUPR kota Banjar di Ciamis,” sambungnya.

Dokumen, sejumlah uang tunai dan barang elektronik yang diamankan, selanjutkan akan dilakukan penyitaan setelah mendapatkan izin dari Dewan Pengawas KPK.

Sementara hingga siang ini, Selasa (14/07) Kepala Dinas PUPR Kota Banjar Ed masih berada di kantornya di jalan Purnomosidi nomor 1.

Ed belum bisa dimintai keterangan terkait sumber uang tunai yang diamankan KPK tersebut, dengan alasan masih melaksanakan rapat dengan jajarannya.

(Cecep Herdi)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.