KPP Mikro Kota Banjar Gandeng BPPKAD Sosialisasikan e-Bupot

54
0
istimewa. SOSIALISASI. (kiri-kanan) Kepala KPP Mikro Banjar Slamet Rijadi Sugiharto, Account Representative, Seksi Ekstensifikasi dan Penyuluhan KPP Pratama Ciamis Danial Indrayana dan Account Representative Seksi Ekstensifikasi dan Penyuluhan KPP Pratama Ciamis Ruslan Abdul Gani saat sosialisasi e-Bupot bersama BPPKAD dan Bendahara OPD Se-Kota Banjar, Selasa (20/10).
istimewa. SOSIALISASI. (kiri-kanan) Kepala KPP Mikro Banjar Slamet Rijadi Sugiharto, Account Representative, Seksi Ekstensifikasi dan Penyuluhan KPP Pratama Ciamis Danial Indrayana dan Account Representative Seksi Ekstensifikasi dan Penyuluhan KPP Pratama Ciamis Ruslan Abdul Gani saat sosialisasi e-Bupot bersama BPPKAD dan Bendahara OPD Se-Kota Banjar, Selasa (20/10).

BANJAR – Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Mikro Banjar menggandeng Badan Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) Kota Banjar dalam pelaksanaan Sosialisasi Aplikasi Elektronik Bukti Potong (e-Bupot) Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 23/26 untuk para pemotong dan/atau pemungut pajak.

Acara yang berlangsung secara daring melalui video conference itu diikuti 32 bendahara organisasi perangkat daerah (OPD) di wilayah Kota Banjar.

“Adanya aplikasi ini memudahkan kita dalam melakukan salah satu kewajiban perpajakan. Kita dapat membuat dan menerbitkan bukti pemotongan pajak elektronik tanpa perlu tanda tangan basah (menggunakan tinta),” ungkap Kepala BPPKAD Kota Banjar Agus Eka Sumpana dalam sambutannya di Banjar, Selasa, (20/10).

Tak hanya itu, aplikasi ini juga digunakan untuk pembuatan dan pelaporan SPT Masa PPh Pasal 23/26 dalam bentuk dokumen elektronik. Penjelasan mendetail disampaikan tim penyuluh KPP Pratama Ciamis, Danial Indrayana dan Ruslan Abdul Gani.

“Ada sejumlah manfaat penggunaan e-Bupot. Di antaranya yaitu aplikasi tersebut berbasis web sehingga tidak memerlukan proses instalasi. Selain itu keamanan data terjamin, karena data disimpan di server DJP,” jelas Danial.

Baca juga : Proses Belajar Daring di Kota Banjar Belum Efektif

Sementara itu, Kepala KPP Mikro Banjar Slamet Rijadi Sugiharto dalam sambutannya memperkenalkan diri sebagai kepala kantor yang baru. Dia menyampaikan rasa terima kasih kepada kepala BPPKAD yang telah memfasilitasi terselenggaranya kegiatan ini.

Slamet mengungkapkan serangkaian kebijakan perpajakan juga diterbitkan selama masa pandemi, mulai dari penerbitan NPWP Instansi Pemerintah sampai dengan kebijakan dalam bentuk insentif perpajakan.

Slamet mengimbau agar para wajib pajak, khususnya bendahara OPD dapat memanfaatkan insentif perpajakan yang telah diberikan pemerintah di masa pandemi.

“Harapan kami ke depan agar terus dapat bersinergi dengan BPPKAD dan OPD Kota Banjar terkait pemotongan/pemungutan pajak yang bersumber dari dana APBD Kota Banjar,” tutur Slamet.

Dalam kesempatan itu pula KPP Mikro Banjar memberikan penghargaan kepada tiga bendahara OPD terbaik tahun 2020. Pemberian penghargaan sebagai bentuk apresiasi KPP Mikro Banjar atas kepatuhan perpajakannya.

Urutan teratas Bendahara OPD terbaik di wilayah Kota Banjar tahun 2020 yaitu bendahara Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Banjar. Disusul bendahara Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman Kota Banjar sebagai peringkat kedua. Sedangkan peringkat ketiga diraih bendahara Dinas Kesehatan Kota Banjar. (cep/rls)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.