KPU Belum Terima Surat Suara Pilpres

22
0
Junaidin Basri. Yana Taryana / Rakyat Garut
Loading...

TAROGONG KALER – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Garut hingga kemarin belum menerima surat suara untuk Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden. Meski ada keterlambatan pengiriman, tetapi KPU menjamin tidak akan mengganggu pelaksanaan Pemilu pada 17 April.

“Rencana awalnya memang pada pertengahan Maret ini, tetapi jadwalnya diundur, jadi diterima pada akhir bulan ini,” ujar Ketua KPU Garut Junaidin Basri saat dihubungi Rakyat Garut, Rabu (27/3). “Saya tahu kalau surat suara ini baru akan dikirim besok (hari ini, Red) dari percetakan di Kudus. Alasannya saya kurang tahu,” terangnya.

Junaidin menyebut surat suara akan tiba di Garut sekitar tanggal 29 atau 30 Maret. Sedangkan surat suara lain sudah diterima KPU sejak awal Maret. Proses pelipatan dan penyortiran surat suara capres pun baru akan dimulai pada awal April. “Tanggal 2 April baru akan dimulai sortir dan lipatnya di Gudang Pasirmuncang. Tapi tidak akan memakai jasa dari warga lagi. Kami akan kerahkan PPK dan PPS untuk melakukan pelipatan,” katanya.

Saat ini, kata dia, empat surat suara lain sudah selesai dikerjakan. Pihaknya optimistis pelipatan surat suara capres bisa selesai sebelum pendistribusian logistik. “Nanti setiap PPK akan mengirimkan 10 orang. Jadi bisa cepat melakukan pelipatannya. SOP-nya tetap sama seperti sortir lipat kemarin. Identitasnya harus jelas dan ada surat tugas,” ujarnya.

Junaidin menerangkan Garut menjadi salah satu daerah di Jawa Barat yang lambat menerima logistik Pemilu. Padahal jumlah pemilih di Garut cukup besar yakni sebanyak 1.895.560. “Masih ada cukup waktu untuk pelipatan sampai ke hari pendistribusian. Maksimal kan H-1 sebelum pemungutan sudah ada di lokasi,” paparnya. (yna)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.