KPU Kunjungi Semua Pasangan Calon Bupati Tasik, Serahkan SK

609
0
FOTO-FOTO: ISTIMEWA / DIKI SETIAWAN / RADAR TASIKMALAYA

TASIK – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Tasikmalaya menetapkan empat pasangan calon bupati/wakil bupati Tasikmalaya di Pilkada 2020, Rabu (23/9).

Hasil pleno dan SK penetapan calon langsung diserahkan kepada masing-masing pasangan calon.

Baca juga : Kesbangpol Dorong Ormas/LSM di Kota Tasik Lebih Berkualitas

Empat pasangan calon tersebut yakni H Ade Sugianto SIP-Cecep Nurul Yakin (Hade-Yakin), Azies Rismaya Mahfud (ARM)-Haris Sanjaya, Iwan Saputra-Iip Miptahul Paoz (WANI) dan Cep Zamzam Dzulfikar Nur-Padil Karsoma (CEKAS).

Ketua KPU Kabupaten Tasikmalaya Zamzam Zamaludin SP mengatakan, setelah KPU menggelar rapat pleno penetapan langsung mengunjungi semua calon bersama Bawaslu dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) untuk menyerahkan SK penetapan calon.

“Kami mengunjungi semua pasangan calon yang sifatnya silaturahmi dan penyampaian terkait hasil rapat pleno penetapan calon yang sudah dilaksanakan sebelumnya,” terang Zamzam kepada wartawan di Kantor KPU.

Menurut Zamzam, dengan mendatangi para calon ini KPU juga membangun komitmen bersama dengan peserta Pilkada 2020, pemerintah daerah dan masyarakat untuk mewujudkan pilkada yang damai dan patuh terhadap protokol kesehatan.

“Tantangan kita hari ini, di tengah pelaksanaan tahapan pilkada di masa pandemi Covid-19 memang cukup menjadi tantangan. Maka menjadi tanggung jawab bersama untuk menjaga kesehatan seluruh masyarakat Kabupaten Tasikmalaya,” ujar dia.

KPU sebagai penyelenggara pemilu, tambah dia, berharap kesepahaman ini menjadi kesepakatan bersama bagi penyelenggara, peserta pemilu, masyarakat serta unsur pimpinan daerah atau Forkopimda menerapkan protokol kesehatan.

“Kami tidak ingin pelaksanaan pilkada di masa pandemi ini muncul penyebaran Covid-19 dalam kluster pilkada,” ungkap dia.
Dia menambahkan, dalam rapat pleno penetapan pasangan calon ini memang dilaksanakan secara tertutup internal.

Sementara hasilnya diumumkan dan disampaikan kepada calon, partai politik dan Bawaslu. “Biasanya diserahkan kepada calon di kantor KPU, karena tahapan pilkada dilaksanakan di tengah pandemi Covid-19 jadi disampaikan langsung kepada calon,” tambah dia.

Kapolres Tasikmalaya Kota AKBP Anom menyampaikan, dalam penyelenggaraan Pilkada 2020 yang di tengah pandemi Covid-19, Kapolri mengeluarkan maklumat.

“Kami bersama Forkopimda, KPU dan Bawaslu, kita ingin menjamin pelaksanaan Pilkada Kabupaten Tasikmalaya ini dilaksanakan dengan standar protokol kesehatan,” kata dia.

Anom menjelaskan bahwa sudah keluar maklumat Kapolri yang akan disampaikan kepada semua pasangan calon, dengan harapan Pilkada Kabupaten Tasikmalaya menerapkan protokol kesehatan.

“Jadi kami ingin menyosialisasikan kepada tim sukses dan pasangan calon untuk bersama-sama menyelamatkan masyarakat, penyelenggara dan peserta pemilu, supaya semuanya selamat dari Covid-19,” papar dia.

Adapun sanksi atau denda, ungkap dia, dalam maklumat Polri ini masih akan dibahas dengan KPU dan Bawaslu terkait pelanggaran dalam penerapan protokol kesehatan.

“Jadi masih dalam tahap penyempurnaan, akan tetapi kita sudah merangkum apa yang bisa dilakukan, aparat yang ditugaskan Presiden mendisiplinkan dan menjamin masyarakat melaksanakan protokol kesehatan,” tambah dia.

Bakal Calon Bupati Tasikmalaya Independen Cep Zamzam Dzulfikar Nur mengaku bahagia, bersyukur dan berterima kasih setelah ditetapkan KPU sebagai calon di Pilkada Tasik.

“Alhamdulillah pada hari ini kami sudah ditetapkan sebagai pasangan calon bupati/wakil bupati di Pilkada Tasik. Hal ini menjadi harapan terbesar sebagai tahap pertama sebelum kita menentukan kemenangan,” ujar dia.

Menurut dia, komitmen yang sudah dibangun dengan masyarakat akan dipertahankan, dijaga dan diperjuangkan sampai kepada pemilihan 9 Desember 2020 nanti.

Dia pun berkomitmen dengan seluruh tim pemenangan kaitan maklumat Kapolri dalam tahapan Pilkada serentak 2020 di tengah Covid-19, CEKAS akan menerapkan protokol kesehatan sesuai aturan.

“Baik jaga jarak, pakai masker dan protokol kesehatan lainnya. Termasuk dalam penentuan nomor urut, kita tidak ada pengerahan massa, kita instruksikan koordinator kecamatan untuk berdoa di sekretariatnya,” tambah dia.

Calon Wakil Bupati Tasikmalaya Cecep Nurul Yakin SPd MAP mengatakan, setelah resmi ditetapkan oleh KPU disaksikan Bawaslu dan Forkopimda, pasangan Hade-Yakin merasa bersyukur kepada Allah Swt.

Menurut dia, setelah ditetapkan KPU pasangan Hade-Yakin tidak ada agenda atau persiapan khusus. Tetap ikhtiar dan silaturahmi akan dilaksanakan.

Baca juga : SMAN 10 Kota Tasik Juara I Lomba Vlog BNN, Puluhan Pelajar Deklarasi Anti Narkoba

“Karena selama ini saya dan Pak Ade serta seluruh tim pemenangan sudah terbiasa berada di kegiatan masyarakat. Karena kita datang bukan menjelang pilkada saja, tetapi sejak dulu,” ungkap dia.

Calon Bupati Tasikmalaya Dr H Iwan Saputra mengatakan, pasangan WANI akan mengikuti semua aturan yang diberlakukan penyelenggara. Termasuk melaksanakan tahapan pilkada atau kampanye dengan menerapkan protokol kesehatan. “Kita akan laksanakan apa yang menjadi ketentuan KPU,” ujarnya. (dik)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.