KPU Larang Branding Caleg pada Angkum

6

Siapa Presiden Pilihan Mu ?

BANJAR – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Banjar menggelar rapat koordinasi dengan LO partai politik di kantor KPU Jumat (5/10). Salah satu bahasannya yakni terkait alat peraga kampanye (APK) bagi para caleg.

Ketua KPU Kota Banjar Dani Danial Mukhlis SPdI mengatakan berdasarkan PKPU tentang kampanye, KPU memfasilitasi APK bagi calon legislatif dengan berbagai ketentuan yang telah disepakati.

“Baliho jumlah 10 lembar dan spanduk 16 lembar. Hasil kesepakatan bersama, hanya ukuran yang diubah, sedangkan jumlah tetap,” ujarnya kepada wartawan.

Menurut dia, ukuran terpaksa diubah karena terkendala anggaran. Anggaran untuk APK para caleg sebesar Rp 400 juta harus disesuaikan. Makanya, kata dia, rapat koordinasi dilaksanakan untuk menyepakatinya.

“Alhamdulillah semuanya sepakat meski awalnya tadi sempat terjadi kesalahpahaman, namun akhirnya clear,” tuturnya.

Danial menerangkan nantinya pemasangan APK harus sesuai dengan lokasi atau tempat yang telah ditetapkan berdasarkan keputusan wali kota Banjar.

Seperti di tempat umum dan lainnya. Sedangkan untuk branding di angkutan umum (angkum) tidak diperbolehkan karena merupakan kendaraan yang biasa digunakan warga.

“Tidak boleh di mobil umum dan pemerintah. Boleh juga di kendaraan pribadi, ini berdasarkan kese­pakatan di tingkat nasio­nal,” ungkapnya. (nto)

loading...