KPU Pangandaran Masih Kekurangan 34 Bilik Suara

35
0
Loading...

PANGANDARAN – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Jawa Barat melakukan monitoring kesiapan logistik pemilu 2019 di Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pangandaran.

Koordinator Divisi Penyelesaian Sengketa Bawaslu Provinsi Jawa Barat Yulianto SH mengatakan telah mengecek seluruh logistik yang tersimpan di gudang KPU Pangandaran mulai dari jumlah, jenis hingga kualitasnya. ”Termasuk juga mengecek pengamanan terhadap logistik yang ada disini,” terangya kepada Radar, Kamis (31/1).

Dari hasil pengecekan, kata dia, belum ada temuan apapun seperti kerusakan, kehilangan dan lain-lain. ”Jadi sekarang tinggal menunggu distribusi surat suara saja, karena hingga saat ini belum selesai dicetak,” tegasnya.

Untuk waktu distribusi surat suara tersebut, menurutnya, belum dipastikan kapan. ”Sementara untuk surat suara bagi tunanetra, hanya ada untuk presiden dan DPD saja, untuk DPRD belum ada,” terangnya.

Dalam kesempatan tersebut, Yulianto mengatakan bahwa gudang penyimpanan logistik KPU Pangandaran belum representatif.

”Saya melihat dari aspek kebutuhan masih kurang ya, karena perlu ruang yang luas untuk menyimpan logistik,” katanya.

Ketua KPU Kabupaten Pangandaran Muhtadin mengatakan secara umum logistik pemilu 2019 semuanya sudah siap. ”Semuanya dalam kondisi baik, tapi kita masih kekurangan 30 kotak suara, 34 bilik suara, sampul model untuk tingkat kecamatan dan surat suara,” terangnya.

Loading...

Untuk gudang penyimpanan logistik sendiri, menurut dia, sudah diatur sedemikian rupa, sehingga dijamin aman dan tidak akan dirusak hama. ”Gudang penyimpanan kita tidak hanya disini, tapi ada juga di Ciliang,” tegasnya. (den)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.