KPU Pangandaran Revisi Kebutuhan Anggaran Awalnya Rp 38 M, Kini Meningkat Menjadi Rp 41 M

36
0
MASIH SEPI. Suasana Kantor KPU Kabupaten Pangandaran masih sepi, sebab tahapan pelaksanaan Pilkada 2020 belum dimulai.

PANGANDARAN – Setelah melakukan pembahasan KPU Kabupaten Pangandaran merevisi kebutuhan anggaran Pilkada 2020 yang semulai Rp 38 Miliar, kini meningkat menjadi Rp 41,2 Miliar.

Ketua KPU Kabupaten Pangandaran Muhtadin mengatakan hasil pembahasan anggaran Pilkada 2020 di internal KPU sudah dilakukan.

Hasilnya ada beberapa poin tambahan, sehingga dimasukan dalam kebutuhan anggaran yang akan diajukan ke Pemerintah Kabupaten Pangandaran.

”Kemarin masih ada poin-poin yang belum di kroscek ke lapangan seperti surat suara, gudang dan sebagainya,” ujarnya kepada Radar, Selasa (25/6).

Hal tersebut, kata dia, membuat kebutuhan anggaran meningkat yang awalnya diprediksi Rp 38 Miliar menjadi Rp 41, 2 Miliar. ”Terpaksa kita menaikkan kebutuhan anggaran,” tuturnya.

Pihaknya berharap kebutuhan anggaran tersebut bisa segera dibahas Pemkab, agar pelaksanaan tahapan Pilkada 2020 bisa dimulai dan lancar.

”Kita akan bahas mengenai skala prioritas dalam penganggaran ini, karena pengajuan anggaran ini dibagi dalam dua tahun anggaran, yakni 2019 dan 2020,” terangnya.

Untuk tahun 2019 ini, lanjut dia, pada APBD perubahan akan dicairkan Rp 3,8 Miliar dan sisanya di tahun anggaran 2020. ”Mudah-mudahan anggaran yang Rp 3,8 Miliar sudah bisa digunakan di tahapan pertama,” tuturnya.

Muhtadin mengatakan untuk Peraturan KPU (PKPU) yang akan digunakan di Pilkada 2020 mendatang, baru dalam tahap uji publik di tingkat pusat. ”Uji publiknya sudah dilkukan, kita tinggal menunggu keputusan resmi,” katanya.

Sejauh ini, tambah Muhtadin, pihaknya terus berkoordinasi dan melakukan berbagai pembahasan dengan berbagai pihak.

”Karena hajatan pilkada ini perlu persiapan matang, sebab pelaksanaan kurang lebih tinggal satu tahun lagi,” jelasnya.(den)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.