KPU Pangandaran Tersandung ATK dan Mamin

99
0

PANGANDARAN – Mantan Ketua KPU Kabupaten Pangandaran periode 2015 – 2018 Wiyono Budi Santoso, angkat bicara terkait dugaan kasus korupsi yang menerpa KPU saat dirinya menjabat.

Menurutnya, kasus tersebut terjadi ketika KPU Kabupaten Pangandaran masih bagian dengan KPU Kabupaten Ciamis.

”Jadi kemungkinan anggaran yang dipersoalkan (Kejari Ciamis, Red), yakni anggaran sebelum dirinya dilantik sebagai ketua KPU,” ucap dia kepada Radar, kemarin (9/7).

Dia menjelaskan penyidikan yang dilakukan Kejari Ciamis terkait anggaran Alat Tulis Kantor (ATK) serta Makan dan Minum (Mamin). ”Kasusnya ini sudah diselidiki sejak tahun 2016, sudah lama,” kata Budi memaparkan.

Dia mengaku sudah dipanggil oleh Kejari Ciamis sebanyak empat kali. ”Jadi tiap tahun saya dipanggil kang, heheh… Dan kasusnya itu tidak selesai-selesai,” ungkapnya berkelakar.

Ia menegaskan komisioner kala itu, tidak bersentuhan langsung soal anggaran. Hal itu sudah menjadi urusan pihak sekretariat.

”Kalau kita ini hanya fokus pada penyelenggaraan pemilu, kalau soal anggaran kita tidak bersentuhan,” jelasnya. (den)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.