KPU Pangandaran Tunggu Gugatan di MK

101
0
MENANGGAPI. Tim Jeje-Ujang (Juara) menanggapi santai akan majunya Tim Aman ke Mahkamah Konstitusi, Kamis (17/12). DENI NURDIANSAH / RADAR TASIKMALAYA
MENANGGAPI. Tim Jeje-Ujang (Juara) menanggapi santai akan majunya Tim Aman ke Mahkamah Konstitusi, Kamis (17/12). DENI NURDIANSAH / RADAR TASIKMALAYA
Loading...

PANGANDARAN – Tim Pemenangan Jeje-Ujang (Juara) menyikapi akan melangkahnya Tim Adang-Supratman (Aman) ke Mahkamah Konstitusi (MK) terkait hasil Pilkada 2020 Kabupaten Pangandaran.

Ketua Tim Pemennangan Juara Wowo Kustiwa mengatakan, pihaknya menilai gugatan ke MK merupakan sah-sah saja, karena hak dan diatur dalam undang-undang ketika ada sengketa pilkada. “Itu sudah jadi tahapan pascapilkada dan itu silahkan saja,” jelasnya kepada Radar, Kamis (17/12).

Kata dia, setiap warga memiliki hak konstitusional, pihak Juara kini sedang menunggu perkembangan terbaru soal hal tersebut. “Ya kami akan menunggu dan melihat ajuan gugatan tersebut,” katanya.

Baca juga : Ribuan Massa Minta Bawaslu Pangandaran Usut Tuntas Laporan Pelanggaran Pilkada

Walaupun, kata dia, pihaknya kini sudah dinyatakan unggul di Pilkada 2020, namun tidak membuat jemawa. “Kalau lega pasti, tapi kita tidak harus menyombongkan diri atau berlebihan,” ujarnya.

Loading...

Menurutnya, pertarungan pilkada telah usia, sudah waktunya semua masyarakat Pangandaran untuk kembali bersatu. “Saatnya untuk kembali saling merangkul dan bersama membangun Pangandaran lebih baik,” ucapnya.

Komisioner KPU Kabupaten Pangandaran Maskuri Sudrajat mengatakan, pihaknya sedang meninjau dan melihat permohonan gugatan ke MK untuk pilkada serentak. “Iya sedang dilihat ke sana,” jelasnya.

Ketua KPU Kabupaten Pangandaran Muhtadin mengatakan, berdasarkan pantauan belum ada gugatan yang masuk ke MK dari Pangandaran. “Belum ada, tapi kami tetap menunggu dan sudah siap kalau ada gugatan,” katanya.

“Beosk (hari ini) merupakan hari terakhir untuk pengajuan gugatan ke MK, setelah rekapitulasi terkahir pemilihan bupati dan wakil bupati Pangandaran Selasa (15/12) kemarin dan mereka tinggal Buku Registrasi Perkara Konstitusi (BRPK) dari MK. Kalau masih tidak ada gugatan kita akan lakukan penetapan,” jelasnya. (den)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.