Kreatif, Bantaran Sungai Ciloseh Disulap Taman Bermain

244
0

KOTA TASIK – Pembangunan di Kota Tasikmalaya saat ini tengah pesat-pesatnya. Berbagai fasilitas keramaian publik terus berdiri di pusat perkotaan Kota Tasik.

Bahkan, bantaran sungai yang sebelumnya tampak kumuh, disulap jadi taman-taman indah. Ini mulai tersedia di kawasan kota dengan 10 kecamatan ini.

Salah satunya seperti Taman Bermain Warna-Warni di Pinggir Sungai Ciloseh.

Mengunjungi lokasi taman ini sangat mudah. Karena berada di belakang Fave Hotel, tepatnya di RT02, RW08, Kampung Sindangsari, Kelurahan Panyikir, Kecamatan Indihiang.

foto-foto: rezza rizaldi

Sebelum menuju lokasi ini, akan melintasi jembatan sepanjang 10 meter yang di bawahnya terdapat aliran air Sungai Ciloseh. Di sana, terdapat 3 buah gazebo, pepohonan, dan lain sebagainya.

Rumah-rumah warga pun berderet rapi di depan taman itu. Meaki demikian, lokasi taman ini belum sepenuhnya tersambung tuntas hingga ke ujung pemakaman Cinehel.

Warga mengaku bangga dengan adanya taman ini. Karena, awalnya di lokasi taman itu hanya tembok penahan biasa yang dilintasi air sungai.

Enggu (65), warga sekitar lokasi mengaku bangga dengan adanya taman ini. Dia sudah 20 tahun tinggal di sekitar Sungai Ciloseh ini. “Baru tahun kemarin (2019, Red) dibangunnya,” ujarnya kepada radartasikmalaya.com, Sabtu (22/02) siang.

Terang dia, awanya di lokasi yang kini jadi taman hanya tebing sungai biasa. Namun, warga memang sering gotong-royong tiap hari Jumat membersihkan sampah di sungai ini.

“Mungkin ini kado dari pemerintah untuk kami. Sekarang jadi rindang. Kalau malam hari, banyak anak muda di sini menikmati tamannnya untuk sekadar berswafoto atau nongkrong,” terangnya.

Hal senada diungkapkan warga sekitar lainnya, Dahiman (50). Dia mengaku sudah tinggal di lokasi itu sejak 1982.

“Saya dari kecil tinggal di sini hingga kini. Alhamdulillah tamannya jadi indah. Lingkungan kami menjadi lebih tertata rapi,” tuturnya.

Kepala Seksi (Kasi) Pemerintahan dan Ketertiban Kelurahan Panyingkiran, Solihin menuturkan, sebelumnya kawasan sungai ini selalu dipenuhi sampah rumah tangga dan terlihat jorok dan kumuh.

Namun, kini kawasan bantaran Sungai Ciloseh ini telah tertata dengan rapi, karena tingkat kesadaran kebersihan warganya meningkat.

“Jadi kalau ada warga yang mau buang sampah sembarangan setelah ditata seperti ini jadi malu. Mereka justru sekarang kompak menjaga kebersihan sungai di lingkungannya,” tuturnya.

Solihin menambahkan, anggaran untuk mengubah wilayah ini berasal dari Pemerintah Pusat melalui program Kotaku.

Namun, seluruh proses pembangunan dan penggunaan anggarannya dilakukan masyarakat setempat.

“Soalnya yang dibangun tempat atau lingkungan mereka. Ya, mereka juga yang merencanakan dan membangun. Mereka jugalah yang memelihara setelah jadi taman seperti ini,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Seksi (Kasi) Operasi Pemeliharaan PSDA Dinas PUPR Kota Tasikmalaya, Taufik Hidayat mengatakan, pihaknya dilibatkan membantu warga sekitar untuk menjaga kebersihan Sungai Ciloseh tersebut.

Dulunya, jelas dia, sungai ini sangat dipenuhi oleh sampah rumah tangga. Bahkan, bau menyengat selalu terasa setiap hari.

Namun, setelah dibangun ditata, kesadaran masyarakat tak buang sampah sembarangan ke sungai semakin meningkat.

“Kalau kita dari dinas hanya membantu masyarakat saja. Kebetulan ada giat rutin pembersihan sungai oleh dinas. Kita juga dibantu masyarakat yang aktif turun menjaga kebersihan sungai,” jelasnya.

Tukas dia, seperti Jumat kemarin (21/02), pihaknya bersama warga turun ke sungai membantu membersihkan sampah, agar terlihat dari taman bermain pun sangat indah aliran air sungainya.

“Kita ikut membantu bersama warga dan pihak Kelurahan Panyingkiran membersihkan sampah di Sungai Ciloseh ini. Sampahnya saat ini hanya ada di pinggir saluran saja. Kalau tamannya memang dari program Kotaku dan ini bisa dicontoh bagi daerah lain,” tukasnya.

(rezza rizaldi)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.