Kripik Pisang Banjar Tembus Pasar Jepang

115
INOVATIF. Teten Suryadi, pengrajin kripik HQ memperlihatkan produk kripik yang dijualnya hingga ke Jepang. (Anto Sugiarto/radartasikmalaya.com)

BANJAR – Produk olahan kripik pisang beraneka rasa dari Lingkungan Sukarame RT 01 RW 12 Kelurahan Mekarsari Kecamatan Banjar tembus pasar Jepang.

Dalam waktu hanya setengah bulan, kripik HQ ini menghasilkan omset hingga puluhan juta rupiah.

Teten Suryadi (41), pengrajin kripik HQ mengatakan setiap dua pekan sekali dirinya harus mengirim olahan makanan ringan beraneka ragam ke Jepang. “Kita kirim 80 kilo (kripik) setiap dua minggu sekali,” ujar Teten di kedainya Kamis (21/3).

Selain kripik pisang, di tempatnya juga tersedia kripik ubi dan kentang. Produk olahannya merupakan hasil bumi.

“Kripik ini harganya terjangkau. Hanya Rp 15 ribu/kemasan (100 gram),” terang dia. Selain dijadikan kripik, hasil bumi tersebut juga diolah menjadi sale.

Pendamping UKM Kota Banjar Nanang menambahkan produk kripik HQ milik Teten merupakan salah satu UKM binaan Dinas Perdagangan UKM dan Koperasi Kota Banjar.

“Kita terus pantau dan dampingi pada pelaku UKM supaya usaha mereka maju dan terus berkembang hingga mandiri dan besar,” ungkapnya. (nto)

loading...
BERBAGI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.