KRPL dan Gema Berbudi Tekan Inflasi

10
Istimewa BERCOCOK TANAM. Kelompok Wanita Tani (KWT) Tunas Jaya Kelurahan Sambongpari Kecamatan Mangkubumi yang dibina Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kota Tasikmalaya bercocok tanam.

TAWANG – Dinas Ketahanan Pangan (DKP) memiliki program kawasan rumah pangan lestari (KRPL) dan gerakan menanam berbagai usaha di pekarangan (Gema Berbudi). Program tersebut sebagai salah satu solusi untuk memenuhi kebutuhan konsumsi masyarakat sehari-hari.

Program tersebut mengutamakan pemberdayaan ibu-ibu rumah tangga. Mereka didorong untuk menanam berbagai macam kebutuhan dapur agar tidak tergantung ke pasar. Dengan demikian, inflasi pun bisa ditekan. Tahun lalu inflasi Kota Tasikmalaya bisa menjadi yang terendah di Jawa dan Madura. “Kemarin inflasi Kota Tasikmalaya ini 2,3 yakni lebih rendah dari provisni dan pusat,” kata Kepala Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Ir H Abu Mansyur MSi.

Mansyur menjelaskan, program KRPL dilaksanakan di 33 titik, sedangkan Gema Berbudi di 20 titik yang ada di delapan kecamatan. “Untuk Gema Berbudi ini baru kita laksanakan tahun ini,” ujar dia.

Dalam melaksanakan program tersebut, DKP berbeda peran dengan Dinas Pertanian dan Perikanan (Distankan). DKP mengutamakan pemanfaatan pekarangan dan lahan-lahan sempit. Para petaninya juga oleh ibu rumah tangga.

Bila hasil tanam ibu rumah tangga itu sudah melebihi kebutuhan konsumsi, bisa dijual atau ditawarkan ke tetangganya. “Sehingga dapat menambah income rumah tangga, walau untuk program Gema Berbudi belum terlihat dampaknya,” tutur Mansyur.

Bila masyarakat ingin mendapatkan program tersebut dari pemerintah, bisa mengajukan proposal terlebih dahulu. Ketersediaan lahan nantinya akan disurvei terlebih dahulu. “Untuk Gema berbudi ini lebih banyak tanaman sayur-sayuran yang ditanam di pekarangan di 10 titik, sedangkan lima titik lainnya dibuatkan seperti bioflok untuk budi daya ikan, lima kelompok memelihara burung puyuh,” kata dia.

Sekretaris DKP Kota Tasikmalaya Hildad Darojati menambahkan, pelaksanaan program Gema Berbudi akan berkelanjutan untuk meningkatkan perekonomian masyarakat dan membiasakan diri tidak ketergantungan terhadap pasar. “Bahkan bisa berkembang dengan lebih banyak masyarakat yang mendapatkan program ini (Gema Berbudi),” ujar dia.

Program Gema Berbudi mendorong perubahan perilaku dan pola pikir masyarakat dalam memanfaatkan lahan sempit. “Hal yang tidak mungkin menjadi mungkin untuk meningkatkan kemapanan di bidang ketahanan pangan. Bahkan, melalui program ini bisa berdampak terhadap inflasi,” tuturnya.

“Setelah ada kelompok yang lolos verifikasi kelompok itu diberikan pembinaan, selanjutnya diberikan bantuan untuk pemanfaatan lahan pekarangan,” tambah Kepala Seksi Konsumsi dan Keamanan Pangan DKP Kota Tasikmalaya Arsim. (ujg/adv)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.