Beranda Edukasi Kualitas Guru TKA dan TPA Ditingkatkan

Kualitas Guru TKA dan TPA Ditingkatkan

125
BERBAGI
WORKSHOP. Nuki Anwar Sidik SHI (keenam dari kanan) dan Ketua BKPRMI Kota Tasikmalaya Heryanto Rusdiansyah SHI (ketujuh kanan) serta tim RBQ Class saat akan memulai workshop di Lantai 2 GDI Kota Tasik Rabu (28/3). Foto : Siti Aisyah / Radar Tasikmalaya

TASIK – Sebanyak 410 guru utusan Taman Kanak-Kanak Alquran (TKA) dan Taman Pendidikan Alquran (TPA) mengikuti workshop Renovasi Baca Alquran (RBQ) di Lantai 2 Gedung Dakwah Islamiyah Tasikmalaya Rabu (28/3). Kegiatan itu diselenggarakan Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Taman Kanak-Kanak Alquran (LPPTKA) Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Kota Tasikmalaya.

Direktur Daerah LPPTKA BKPRMI Kota Tasikmalaya Nuki Anwar Sidik SHI mengatakan workshop tersebut merupakan agenda rutin bulanan. Tema yang diambil berbeda-beda. Kegiatan ini untuk menyiapkan ustaz dan ustazah berkualitas. “Jadi pelatihan ini adalah tentang bagaimana belajar baca Alquran dari nol sampai bisa. Dalam hal ini guru ditingkatkan kualitasnya,” katanya.

Para guru ini, kata dia, dibekali pelatihan RBQ yang terdiri dari RBQ Class Tahsin dan TFT. RBQ Class Tahsin, terang Nuki, adalah sebuah kajian intensif memperbaiki bacaan Alquran melalui materi terapan prinsip dasar tartil tilawah Alquran. “Dalam kelas tahsin ini para guru belajar membaca Alquran sesuai tajwid dengan cara yang mudah dan menyenangkan,” ujarnya.

Sedangkan RBQ Class TFT (Training For Teacher) adalah program pencetak pengajar baca Alquran dalam upaya pengentasan buta huruf. “Jadi di Indonesia ini ternyata ada 100 juta lebih muslim yang belum bisa membaca Alquran sehingga RBQ Class TFT ini sebagai salah satu jalan dalam menyebarkan dan mengajarkan Alquran dengan efektif dan efisien,” tutur salah satu tim pengajar RBQ Class ini. (ais)

Facebook Comments

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.