Kumpulkan Infak dari Para Perokok

103
0

PARIGI – Dinas Sosial, Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dinsos PMD) Kabupaten Pangandaran sudah lima bulan menjalankan program infak uang senilai satu batang rokok per hari.

Infak tersebut dikumpulkan dari para pegawai untuk rumah tidak layak huni dan kegiatan sosial lainnya.

“Sampai saat ini masih berjalan, tapi uang yang terkumpul kemarin digunakan untuk membantu anak yang telantar di Cigugur. Jadi sebenarnya uang tersebut bisa digunakan untuk kegiatan sosial lainnya,” ujar Kepala Dinsos PMD Kabupaten Pangandaran Dani Hamdani kepada Radar, Jumat (6/4).

Uang sebatang rokok tersebut dibelanjakan untuk keperluan anak. Mulai dari tas sekolah, makanan, pakaian, peralatan menulis dan lain-lain.

“Kalau ditotal kemarin uang sebatang rokok yang dipakai mencapai Rp 500 ribu,” tuturnya.

Menurut dia, harga satu batang tersebut disesuaikan dengan harga satu merek rokok yang biasa diisap para pegawai.

“Dan hampir semua pegawai merokok di sini. Tapi ada juga yang memberi di luar harga rokok yang sebenarnya, sesuai kemampuan,” ungkapnya.

Menurut dia, program tersebut juga merupakan pembelajaran bagi semua untuk menanamkan jiwa sosial.

“Jadi suatu kebiasaan lah kita ini peduli kepada sesama yang sangat membutuhkan,” tuturnya.

Sekretaris Dinsos PMD Tjomi Suryadi juga sangat mendukung program tersebut agar terus berjalan.

“Ya menyisakan sedikit buat saudara kita yang butuh tidak ada salahnya,” singkatnya. (den)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.