Kunci Ganda Bisa Sulitkan Pencuri

91
0
EKSPOSE PENCURIAN. Puluhan motor curian berhasil diamankan di Makopolres Tasikmalaya Kota, Rabu (30/1).
Loading...

TASIK – Maraknya aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di wilayah Kota Tasikmalaya cukup meresahkan masyarakat. Mantan Narapidana Tasik (Manasix) memberikan saran supaya menghindari aksi pencurian dan masyarakat harus berhati-hati dalam memarkirkan kendaraannya.

Ketua Manasix Asep Ugar mengatakan, masyarakat harus lebih ekstra berhati-hati dalam memarkikran kendaraannya, terlebih di pinggir jalan dan memasang kunci ganda yang akan menyulitkan pelaku curanmor menjalankan aksinya.

“Kami sering berinteraksi dengan para pelaku curanmor saat berada di lapas. Maka dari itu sedikit banyak memahami pergerakan mereka. Karena di lapas itu banyak pelaku kejahatan, termasuk curanmor,” ujarnya kepada Radar, Kamis (2/1).

Pelaku curanmor di Tasikmalaya merupakan jaringan luar daerah. Namun, ada juga pelaku yang memang warga lokal, tapi cukup jarang. “Kan ada yang memang orang sini, ada yang dari luar daerah,” ungkapnya.

Mereka, kata dia, pelaku curanmor kebanyakan berkomplot, tidak hanya bergerak sendiri. Biasanya mereka dibawahi oleh seorang penadah. “Hasil curiannya tidak dijual oleh pelaku, biasanya ada penadahnya,” terangnya.

Ada pun sasaran pelaku curanmor yakni kendaraan yang terparkir di tempat terbuka, khususnya pinggir jalan. Karena kondisi itu memudahkan mereka untuk kabur setelah menjalankan aksinya. “Kalau yang masuk rumah, itu bukan karakter pelaku curanmor,” katanya.

Soal pengamanan, lanjut dia, pada prinsipnya tidak ada yang paten menggagalkan pencurian, karena pelaku kejahatan pun terus mengembangkan cara untuk memudahkan aksinya. Akan tetapi, pengamanan ganda bisa meminimalisasi aksi pelaku curanmor.

Loading...

“Memasang gembok di rem cakram sebetulnya sudah lumayan memberikan keamanan,” terangnya.

Lanjut dia, para pelaku curanmor menerapkan strategi di mana aksi kejahatan mereka bisa dilakukan secara spontan dalam waktu yang singkat. Maka dari itu, pengamanan tambahan cukup efektif meskipun kecil.

“Misalkan target mereka itu 10-20 detik, ketika motor belum bisa diambil ya mereka tinggalkan karena terlalu berisiko,” terangnya.

Lanjut dia, beda halnya dengan pengamanan sepeda motor yang diparkir di rumah. Pengamanan tambahan perlu dilakukan beberapa lapis, ini bukan soal pengaman motor saja tapi juga pintu dan pagar rumah.

“Karena kalau maling yang masuk rumah biasanya malam waktu kita tidur, jadi pelaku lebih punya waktu yang banyak,” pungkasnya. (rga)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.