Kuota Internet Gratis untuk Siswa & Guru di Kota Banjar Mulai Disalurkan

89
0
PANTAU. Kabid Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Banjar Ahmad Yani (kiri) didampingi Kepala SMPN 1 Banjar Harun Rustandi mengecek peserta UNBK Senin (22/4). Ahmad Yani menyebut pelaksanaan UNBK hari pertama berjalan lancar. (Anto Sugiarto/radartasikmalaya.com)

BANJAR – Pemerintah pusat melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan mulai menyalurkan bantuan kuota internet bagi siswa dan guru tahap pertama. Hal tersebut dikatakan Kepala Bidang Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Banjar Ahmad Yani.

Bantuan itu berupa kuota internet sebesar 20 gigabyte (GB) bagi peserta didik jenjang PAUD. 5GB di antaranya merupakan kuota internet secara umum, 15GB kuota untuk membuka aplikasi belajar selama durasi empat bulan bantuan.

“Bantuannya selama empat bulan. Selain untuk jenjang PAUD, jenjang Sekolah Dasar pun para siswa mendapat bantuan kuota internet sebesar 35GB per bulan. 5GB kuota umum, 30GB kuota belajar,” kata Ahmad Yani saat dihubungi melalui pesan tertulis, Rabu (23/9).

Baca juga : Pengawasan Anggaran di Desa Perlu Ditingkatkan

Kemudian untuk guru atau tenaga pendidik jenjang PAUD, SD dan SMP sebesar 42GB per bulan. 5GB kuota umum, 37GB kuota belajar selama empat bulan.

“Dosen dan mahasiswa sebesar 50GB per bulan. 5GB kuota umum, 45GB kuota belajar. Durasinya sama selama empat bulan. Tahap pertama bantuannya disalurkan oleh pemerintah pusat antara tanggal 22 sampai 24 September 2020. Kemudian tahap kedua 28 sampai 30 September,” katanya.

Bantuan kuota internet seluler terdiri atas kuota umum, yakni kuota yang dapat digunakan untuk mengakses seluruh laman dan aplikasi.

Sementara kuota belajar yakni kuota yang hanya dapat digunakan untuk mengakses laman dan aplikasi pembelajaran.
Ada sekitar 19 aplikasi telepon pintar yang bisa diakses menggunakan internet kuota belajar, salah satunya ruang guru dan aplikasi WhatsApp.

Baca juga : FP3, PMI & IMBP Kota Banjar Beri Makanan Tambahan Bagi Siswa SD

Bantuan kuota internet gratis dari pemerintah ini untuk mendukung pelaksanaan pembelajaran secara daring selama pandemi Covid-19.

“Sebelumnya nomor selular yang mendapat bantuan itu diajukan oleh dapodik sekolah masing-masing. Sehingga kami belum mengetahui jumlah keseluruhan berapa siswa dan guru se-Kota Banjar yang diajukan untuk mendapat bantuan kuota internet gratis,” katanya. (cep)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.