Hanya untuk Warga Kabupaten Tasik
SIAPA BUPATI & WAKIL BUPATI PILIHAN ANDA?

4.3%

20.4%

8.1%

67.1%

Kurikulum Darurat MTs Kota Tasik Solusi Saat Pandemi

4547
0
WORKSHOP. Kasi Penmad Kemenag Kota Tasikmalaya Dr H Asep Barhia MSi membuka workshop penyusunan KTSP dan penyiapan bahan ajar di MTs Jidris Assalam Purbaratu, Kamis (25/6).
WORKSHOP. Kasi Penmad Kemenag Kota Tasikmalaya Dr H Asep Barhia MSi membuka workshop penyusunan KTSP dan penyiapan bahan ajar di MTs Jidris Assalam Purbaratu, Kamis (25/6).

TASIK – Dewan Persatuan Daerah Perkumpulan Guru Madrasah (DPD PGM) Kota Tasikmalaya menyelenggarakan workshop penyusunan dokumen 1 dan penyiapan bahan ajar Madrasah Tsanawiyah Kota Tasikmalaya Tahun Ajaran 2020/2021.

Workshop yang dibuka Kasi Penmad Kemenag Kota Tasikmalaya Dr H Asep Barhia MSi ini digelar di MTs Jidris Assalam Purbaratu Kamis (25/6).

Hadir dalam acara tersebut Ketua PGM Kota Tasikmalaya Asep Rizal SPdI, Ketua Yayasan Jidris Assalam Drs KH Dudung Abdussalam MAg, Kepala MTs Jidris Assalam Makin Kamaludin MSi.

Kasi Penmad Kemenag Kota Tasikmalaya Dr H Asep Barhia MSi mengungkapkan dalam workshop ini membahas konsep kurikulum darurat, yang disusun dan dilaksanakan oleh satuan pendidikan pada masa darurat.

“Dalam menyusun kurikulum darurat, madrasah dapat melakukan modifikasi dan inovasi pada struktur kurikulum, beban belajar, strategi pembelajaran, penilaian hasil belajar dan lainnya,” ujarnya.

Pada masa darurat seluruh siswa harus tetap mendapatkan layanan pendidikan dan pembelajaran dari madrasah. Kurikulum darurat hanya diterapkan pada masa darurat. Jika kondisi sudah normal, maka kegiatan pembelajaran harus kembali dilaksanakan secara normal seperti biasanya.

Ia mengatakan, kegiatan pem­bela­jaran dapat berbentuk kelas nyata maupun kelas virtual. Madrasah yang berada pada zona hijau dapat melaksanakan kelas tatap muka sedangkan madrasah yang berada dalam zona merah melaksanakan pembelajaran jarak jauh.

“Bila dalam bentuk kelas nyata dimana guru dan siswa bertemu, tatap muka maka harus tetap memperhatikan protokol kesehatan. Bila dalam bentuk kelas virtual, guru dapat menggunakan aplikasi pembelajaran digital. Pengaturan jadwal kelas virtual pun harus proporsional agar siswa tidak seharian berada di depan layar laptop, komputer atau HP,” katanya.

Ia pun mengucapkan terima kasih atas kebersamaan para pengelola madrasah swasta yang selalu bersinergi dengan berbagai inovasi dalam rangka penguatan lembaga baik di internal maupun ke eksternal.

“Siapa pun penyelenggara kegiatan yang men-support keberadaan sebuah lembaga, mari kita dukung secara bersama sama, untuk sebuah kebaikan, jangan dibikin sekat,” ungkapnya.

Ia mengatakan, pada kondisi sekarang ini tantangan madrasah berat, kemandirian madrasah swasta sangat diuji dibandingkan madrasah negeri. Diharapkan soliditas madrasah bisa menjawab tantangan pendidikan madrasah ke depan.

Kepala MTs Nur Ilahi sekaligus ketua penyelenggara workshop Yayat Ruhiat mengatakan workshop yang dihadiri 41 MTs swasta Se-Kota Tasikmalaya ini memberikan spirit kebersamaan MTs swasta untuk bisa lebih mandiri.

“Terobosan Pak Kasi Penmad dalam materi atau makalah inovasi pembelajaran membuka wawasan peserta workshop. Lahirnya SKB 4 menteri membuat kita terdorong berinovasi untuk menyelamatkan lembaga dan siswa,” kata dia.

Ia mengatakan, sebelumnya ada kegiatan pembinaan kepala MTs oleh Plt Kepala Kemenag Kota Tasik di MTs Nur Ilahi pada 2 Juni lalu. Saran dan tanggapan kepala MTs melahirkan ide-ide cemerlang. Tindak lanjutnya diselenggarakan workshop kurikulum darurat yang sangat diperlukan dalam menghadapi tahun ajaran baru 13 juli 2020. (rls/obi)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.