Laga Hidup Mati

13

Siapa Presiden Pilihan Mu ?

PARIS – San Paolo akan menjadi panggung pertarungan hidup mati Napoli dan Paris Saint Germain (PSG). Siapa pun yang kalah akan sulit untuk lolos ke fase knockout Liga Champions musim 2018/2019.

Memang masih akan ada dua pertandingan yang akan dilakoni kedua klub setelah matchday keempat Grup C ini. Akan tetapi, hasil laga Rabu, 7 November, dini hari nanti akan sangat menentukan siapa yang mewakili grup ini.

Napoli yang kini di peringkat kedua dengan 5 poin akan sangat terbuka peluangnya untuk lolos ke 16 besar jika mampu mengalahkan PSG.

Dengan tambahan tiga angka, poin mereka akan menjadi 8 dan hanya membutuhkan satu kemenangan lagi untuk mengunci tiket sistem gugur.

Kemungkinan besar Napoli memang akan kalah di matchday kelima saat mereka bertamu ke Anfield untuk menantang Liverpool yang kini di posisi pertama dengan poin 6.

Namun, menjamu FK Crvena Zvezda di laga terakhir, rasanya tidak sulit bagi anak asuh Carlo Ancelotti untuk menang.

PSG yang kini di peringkat ketiga dengan empat poin juga demikian. Kalau bisa membawa pulang tiga poin dari Naples, mereka akan berpeluang besar melangkah lebih jauh.

Sebaliknya, kalau kalah, nasib mereka di ujung tanduk. Pasalnya poin maksimal yang bisa mereka kumpulkan hanya 10.

Seandainya pertandingan berakhir imbang, nasib Napoli dan PSG akan ditentukan duel kontra Liverpool. Dan ini jelas tidak akan diinginkan kubu Napoli sebab PSG akan lebih diuntungkan karena mereka akan bermain sebagai tuan rumah pada laga pamungkas kontra Liverpool.

“Ini pertandingan penting dan bisa menentukan untuk kedua tim. Hasilnya dapat menentukan masa depan tim kami dalam kompetisi, tetapi hal yang sama berlaku untuk Paris (PSG). Ini adalah game yang bisa menentukan nasib kedua tim ini,” kata Pelatih Napoli, Carlo Ancelotti kepada Telefoot.

Untuk itu, eks pelatih PSG itu meminta anak asuhnya memainkan permainan terbaiknya. “Kami berakhir di grup yang sangat sulit dengan Paris Saint-Germain dan Liverpool. Kami membutuhkan kinerja luar biasa untuk mendapatkan kemenangan,” jelas Ancelotti.

Ancelotti menantang timnya bermain bagus sebab menurutnya PSG sangat tangguh. “Mereka tidak memiliki pengalaman di momen-momen penting Liga Champions, tetapi tim ini lebih kuat musim ini dan para pemain lebih percaya pada diri. Mereka tahu bisa memenangkan Liga Champions musim ini,” ujarnya.

Dua nama yang diwaspadai Ancelotti adalah Kylian Mbappe dan Neymar. Khusus Neymar, Ancelotti menyebut ia lebih berbahaya.

“Neymar memiliki posisi baru dan merupakan jantung dari tim sekarang. Posisi barunya memungkinkan dia menjadi lebih berbahaya dan efektif untuk timnya,” kata Ancelotti di Football Italia.

Tapi, Ancelotti juga punya senjata andalan bernama Dries Mertens dan Lorenzo Insigne. Keduanya tampil tajam belakangan ini.

Mertens sendiri baru saja mencetak hattrick di Serie A dan sangat berambisi bermain menghadapi PSG. “Pastinya,” tegas Mertens.
Pernah tiga musim di Napoli, striker PSG, Edinson Cavani memastikan pertandingan ini bakal sangat berat.

“Sulit menang di San Paolo. Sulit, tapi itu tidak mustahil. Ini adalah tim yang suka bertarung. Ini akan menjadi pertandingan yang hebat karena kedua tim harus menang,” tegas Cavani di situs resmi PSG.

Meski timnya butuh gol injury time untuk selamat dari kekalahan di kandang sendiri pada matchday ketiga lalu, Pelatih PSG, Thomas Tuchel cukup optimis bisa menang di Naples.

“Kami memiliki tiga pertandingan grup tersisa dan kami ingin memenangkan head-to-head kami dengan Napoli pertama-tama,” kata Tuchel di ESPN. (fin)

CALEG KITA

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.