Lagi, 2 Pemudik di Pangandaran Positif Covid-19, Total jadi 5 Orang

187
0
radartasikmalaya.com

PANGANDARAN – Jumat (5/6), saat dimulai penerapan adaptasi kebiasaan baru (AKB), kasus positif Covid-19 bertambah 2, dari pemudik. Maka, kasus positif virus Corona di Pangandaran menjadi 5 orang.

Dua pemudik positif Covid-19 tersebut, pria warga Desa Pangandaran Kecamatan Pangandaran dan warga Desa Sukahurip Kecamatan Pangandaran.

Maka kasus dari pemudik bertambah menjadi empat dari 5 orang yang positif terpapar virus Corona di Pangandaran.

Bupati Pangandaran, H Jeje Wiradinata mengatakan, dua kasus terbaru terkonfirmasi positif Covid-19 hasil swab test yang dikeluarkan oleh Laboratorium Kesehatan Provinsi Jawa Barat, Jumat (05/06).

“Satu orang pulang dari Jepang dan satunya pemudik dari Bekasi (keduanya berdomisili Kecamatan Pangandaran, Red),” katanya kepada Wartawan, Jumat (5/6).

Kedua pria pemudik tersebut, sambung H Jeje, masih menjalankan isolasi khusus di gedung sekolah.

Dan setelah ada hasil dari lab, langsung dijemput dibawa ke ruang rawat khusus di RSUD Pandega Pangadaran.

“Sebelumnya, dua pemudik ini berstatus orang tanpa gejala (OTG). Dan setelah dilakukan swab test ternyata positif,” ujarnya.

Selain itu, Jeje, terbukti bentuk pencegahan penyebaran Covid 19 yang efektif adalah dengan karantina.

Seperti kasus terkonfirmasi positif asal pemudik asal Desa Sindangwangi Kecamatan Padaherang, hasil swab test ketiganya dinyatakan negatif setelah melakukan karantina dan perawatan di RSUD Pandega Pangadaran.

“Buktinya hasil swab negatif untuk pasien 02 positif Covid 19 dari warga Sidangwangi dan termasuk kepada 58 orang keluarganya,” terangnya.

“Sehingga benar jika pemudik harus menjalankan karantina selama 14 hari. Agar jika positif, tidak menular ke yang lainnya,” sambungnya.

(Fatkhur Rizqi)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.