Lagi, 2 Perawat Puskesmas Cipatujah Tasik Positif Corona, Semua Isolasi Mandiri..

700
0
radartasikmalaya.com
Ilustrasi

CIPATUJAH – Setelah sepasang suami istri di Puskesmas Cipatujah dinyatakan positif Covid-19, kembali dua orang perawat di pusat kesehatan masyarakat itu terkonfirmasi positif Corona.

Hal itu diketahui dari hasil Swab PCR massal yang dilaksanakan tim gugus tugas Covid-19.

Maka dengan positifnya kedua petugas puskesmas tersebut, jumlah keseluruhan yang positif Covid-19 di Kecamatan Cipatujah terus bertambah jadi 22 orang.

Pada umumnya, para pasien positif Covid-19 ini menjalani isolasi mandiri di rumahnya masing-masing.

Kepala UPT Puskesmas Cipatujah, Tarman menjelaskan, jika dirinya tidak berwenang untuk menyampaikan informasi terkait perkembangan terakhir kasus positif Covid-19 yang menyangkut dua orang tenaga medis.

“Itu Gugus Tugas Kabupaten Tasikmalaya yang bisa menjelaskan. Yang jelas kedua perawat tersebut sudah aman dalam artian sudah menjalankan isolasi mandiri,” kata Tarman, kepada Radar, Jumat (07/ 08).

Tokoh Masyarakat Desa/Kecamatan Cipatujah Ustadz Dedi yang ikut Swab massal bersyukur jika hasil swab PCR dari Labkesda Provinsi Jawa Barat negatif.

Namun, ungkap dia, sangat prihatin dengan kabar bahwa hasil pemeriksaan swab PCR Labkesda Jabar, bahwa dua orang perawat Puskesmas Cipatujah dari Desa/Kecamatan Bantarkalong dan Desa Sindangkerta Kecamatan Cipatujah, terkonfirmasi positif Covid-19.

“Ya saya mendengar kabar itu, mudah-mudahan tidak benar. Yang jelas saya secara pribadi yang bersentuhan dengan almarhum positif Covid-19, lega dan bersyukur sudah mendapat hasil pemeriksaan swab dari Labkesda, hasilnya negatif,” tuturnya.

Dia mengungkapkan, yang harus dilakukan saat ini yakni pengendalian warga yang sudah di swab dan saat ini belum keluar hasilnya, namun mereka bebas berkeliaran dan berinteraksi dengan warga lainnya.

Masyarakat, ungkap dia, khawatir di Cipatujah ini terjadi ledakan positif Covid-19, jika ratusan warga yang diswab tahap kedua, dibiarkan berinteraksi dengan lingkungan luar tanpa pengawasan dan pengendalian.

Dia menambahkan, langkah pemerintah daerah dan tim gugus tugas, memberikan himbauan kepada warga yang sudah di swab untuk menjalankan isolasi mandiri. Dengan catatan terjamin kebutuhan kehidupannya.

“Itu yang harus dipikirkan karena selama saya menjalankan isolasi mandiri selama kurang lebih 17 hari, betapa kesulitan saya untuk memenuhi kebutuhan hidup keluarga,” kata dia.

Kasi Kemedikan RSUD SMC Kabupaten Tasikmalaya dr Adi Widodo membenarkan untuk dua orang staf/tenaga medis Puskesmas Cipatujah yang berstatus suami istri dan telah menjalani isolasi serta perawatan di RSUD SMC Kabupaten Tasikmalaya, dinyatakan sudah sembuh dan telah kembali ke Cipatujah, Rabu (5/ 8).

“Namun khusus untuk yang perempuan, pihak SMC merujuk ke Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung karena sedang mengandung atau hamil,” terang dia.

Adapun kasus baru positif Covid-19 untuk dua orang tenaga perawat Puskesmas Cipatujah, Adi menyebutkan bisa saja itu mengacu kepada hasil swab PCR dari Labkesda Provinsi Jawa Barat.

(diki setiawan)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.