Lagi, Anggota GM FKPPI Dibacok

256
0

TASIK – Pembacokan kembali menimpa anggota Generasi Muda Forum Komunikasi Putra-putri Purnawirawan TNI-Polri Indonesia (GM FKPPI) Kabupaten Tasikmalaya.

Kali ini korbannya Uwon (60) alias Roma dibacok oleh pemuda yang diduga memiliki gangguan jiwa di Kampung Pagerageung Wetan, Desa/Kecamatan Pageurageung Kabupaten Tasikmalaya, Sabtu (23/3) sekitar pukul 06.30.

Kasus itu bermula ketika seorang pemuda yang diduga mengalami gangguan jiwa masuk ke salah satu rumah warga di Kampung Pagerageung Kaler Desa/Kecamatan Pagerageung. Hal itu sontak mengagetkan Cucu Nurjanah (29), selaku penghuni rumah yang juga pengusaha Peuyeum tersebut.

Cucu menyebut pemuda tersebut hanya mengenakan baju kaus lengan panjang, terlihat tidak menggunakan celana. Raut wajahnya menunjukkan kemarahan dengan pandangan yang tajam. “Tiba-tiba masuk begitu saja, saya takut dan minta tolong sama yang lain,” ungkapnya ketika ditemui Radar, di rumahnya, Minggu (24/3).

Baca juga : Pelaku Diduga Orang Gila

Pemuda itu, kata Cucu, sempat masuk ke dapur dan WC. Namun Cucu tidak mengerti apa yang pelaku mau. Kemudian pemuda yang diperkirakan berusia 25 tahun itu berjalan ke ruang tengah rumah Cucu. Lalu membuka alquran yang terletak di meja kaca, dan dibuka lembarannya secara kasar.

Salah seorang warga menyuruhnya untuk keluar rumah Cucu, namun amukan pemuda tersebut makin menjadi. Alquran yang dibuka langsung dilempar dan kemudian memukul meja kaca sampai pecah dibarengi kalimat kasar. “Maneh hayang ngajak gelut ka urang? (Kamu mau ngajak berkelahi sama saya?),” kata Cucu menirukan kalimat yang disebutkan pelaku.

Tidak lama, Roma yang kerap menjaga keamanan lingkungan sekitar datang. Dengan sebilah golok dia menakut-nakuti pemuda itu. Roma berhasil menggiringnya berjalan ke luar rumah Cucu.

Di halaman rumah, si pemuda berhasil merebut golok dari tangan Roma. Tanpa aba-aba golok itu langsung ditebaskan ke arah Roma. Saat itu korban berupaya menangkis sampai akhirnya golok itu melukai tangan anggota GM FKKPI tersebut.

Kejadian pembacokan itu, terekam kamera Closed Circuit Television (CCTV). Di situ terlihat pelaku menebaskan golok sampai tiga kali ke arah Roma. Setelah itu, golok tersebut dilemparkannya dan pelaku langsung meninggalkan lokasi.

Anak Roma, Siti Maryam (27) menga­takan sekitar pukul 06.00 ayahnya baru pulang ronda. Dia mendapat telepon dari seseorang yang memberitahukan ada orang gila yang meresahkan warga. “Bapak (Roma) langsung berangkat lagi,” ungkapnya.

Kurang dari satu jam, Siti kaget karena ayahnya pulang dengan tangan berlumuran darah. Namun kondisinya masih terlihat tegar dan mampu berkomunikasi seperti biasa. Roma pun langsung dibawa ke Puskesmas Pageurageung untuk mendapat penanganan medis.

Tentang pelaku, Siti dan warga lainnya baru melihat pemuda itu berkeliaran belum lama. Biasanya, pemuda itu sering mengambil pakaian warga yang sedang dijemur. “Pernah saya lihat di masjid agung, (Pageurageung),” terangnya.

Sementara itu, kasus penganiayaan terhadap anggota FKPPI Kabupaten Tasikmalaya bukan pertama kali terjadi. Sebelumnya di Jalan Bantar Kecamatan Bungursari Kota Tasikmalaya pada 10 Maret 2019. Agus Supriatna (56) dibacok oleh sekelompok orang bermotor. (rga)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.