Lagi, Bojongsoban Terendam Banjir

30

HUJAN yang terjadi pada Senin (26/11) dini hari lebih dari lima jam membuat sungai Cikidang dan Citanduy di Kampung Bojongsoban Desa Tanjungsari Kecamatan Sukaresik meluap merendam permukiman warga setinggi 40 centimeter.

Kepala Desa Tanjungsari Kecamatan Sukaresik Amas mengatakan ada 60 kepala keluarga di Kampung Bojongsoban yang rumahnya terendam banjir. Walaupun terendam, warga masih tetap bertahan di rumahnya sambil membersihkan material air yang masuk ke dalam rumah. “Tapi ada juga yang mengungsi ke rumah saudaranya di Kampung Mekarsari dan Hegarsari. Lokasi tersebut selama ini aman dari terjangan banjir yang rutin terjadi hampir setiap tahun ketika masuk musim hujan,” paparnya kepada Radar disela meninjau banjir kemarin.

Kata dia, hampir semua masyarakat di Kampung Bojongsoban sudah biasa menghadapi bencana banjir akibat luapan air sungai. Jadi ketika air mulai masuk ke dalam rumah, warga tidak panik dan mulai membersihkannya secara manual serta menyelamatkan barang-barang berharganya.

Selain masuk ke rumah, tambah dia, air juga merendam sebagian lahansawah milik warga di Kampung Bojongsoban. Lahan tersebut saat ini sedang digarap untuk ditanami padi oleh para petani. Termasuk perkebunan warga juga ada sebagian terendam. “Sejauh ini kondisi masih normal dan aktivitas masyarakat pun berjalan dengan lancar tidak terlalu menghambat. Anak-anak sekolah seperti biasa dan kegiatan perekonomian pun tetap berjalan,” bebernya.

Jelas dia, banjir ini disebabkan tingginya curah hujan di wilayah Kecamatan Kadipaten dan Pagerageung, sehingga air di Sungai Cikidang dan Citanduy besar dan titik pertemuannya di Kampung Bojongsoban yang merupakan daerah dengan dataran rendah. “Jadi air meluap ke permukiman warga pun sulit dihindari. Tapi saat ini sudah mulai berangsur surut, karena sudah tak lagi hujan,” paparnya.

Tempat yang sama, Kapolsek Sukaresik Iptu Endang Wijaya SSos menambahkan walaupun kondisi air masuk ke rumah warga, tetapi aktivitas tetap berjalan seperti biasa tanpa ada hambatan. “Semuanya tetap berjalan kondusif, jalan-jalan masih bisa dilalui kendaraan,” terangnya.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tasikmalaya H Wawan Ridwan Efendy MM mengatakan pihaknya sudah menerjunkan relawan ke lokasi banjir di Kampung Bojongsoban untuk memantau kondisi apabila air terus meluap. “Kita terus waspada setiap saat, makanya kita terjunkan para relawan untuk memantau kondisi di Bojongsoban. Mengingat air sudah masuk ke permukiman warga dan merendam lahan pertanian,” katanya.

Koordinator Taruna Siaga Bencana (Tagana) Kabupaten Tasikmalaya Jembar Adi Setya menambahkan pihaknya sudah siaga di Kampung Bojongsoban untuk antisipasi terjadinya banjir yang lebih besar dan mengancam warga. “Kita siaga bersama relawan, khawatir sungai semakin meluap dan mengakibatkan ketinggian air semakin naik,” terangnya. (dik)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.