Lagi, DBD di Kota Tasik Renggut Nyawa Siswa SD Warga Cipedes

585
0
SISWA SD MENINGGAL DBD
Petugas pemulasaran RSUD dr Soekarjdo membawa jasad bocah SD yang meninggal dunia karena DBD, Kamis (30/07) malam. istimewa for radartasikmalaya.com
Loading...

KOTA TASIK – Walaupun Covid-19 sudah zero yang positif, namun kasus serangan penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) hingga terus merenggut korban di Kota Tasik.

Semalam (30/07) sekitar pukul 23.00 WIB, siswa kelas VI SD warga Jalan Ampera Kelurahan Panglayungan Kecamatan Cipedes, meninggal dunia karena DBD.

A Supendi, kakek korban mengatakan, cucunya itu mulai mengalami gejala DBD badannya panas tinggi sejak Kamis Lalu (23/07).

Dirinya mendapat informasi dari anaknya, saat sedang berada di Bogor.

“Mulai sakit sejak Kamis pas saya lagi di Bogor. Saya dapat kabar dari anak saya, katanya si ade (korban, Red) sakit panas,” ungkapnya kepada wartawan.

Terang dia yang ditemui di pemulasaran RSUD dr Soekarjdo, setelah itu cucunya diperiksa kesehatannya ke dokter dan disuruh menunggu 2 hari karena trombositnya belum keliatan turun.

“Kemudian panasnya ternyata tak turun-turun lalu saya sarankan bawa ke rumah sakit (RSUD dr Soekardjo) agar diperiksa laboratorium dan dirawat saja,” terangnya.

Loading...

“Gejalanya panas saja badannya. Terus pas baru masuk rumah sakit dan dirawat sempat muntah darah. Lalu dimasukan ke ruang PICU. Kata dokter rumah sakit DBD. Dirawat di PICU 2 hari. Dirawat di ruangan biasa juga 2 hari,” sambungnya.

Adanya pasien yang meninggal karena DBD ini juga dibenarkan petugas Pemulasaran RSUD dr Soekardjo, Asep Rizki.

Kata dia, korban kata dokternya meninggal dunia karena DBD.

“Kami mendapatkan informasi dari dokter memang positif DBD. Kami mengambilnya dari ruangan PICU usia 11 tahun. Tadi meninggal jam 23.00. Di ruangan PICU ini katanya banyak yang dirawat DBD,” tuturnya.

(rezza rizaldi)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.